Dukung Eksportir, Sri Mulyani Janji Berikan Insentif Fiskal

Rabu, 28 Agustus 2019 - 05:24 WIB
Dukung Eksportir, Sri...
Dukung Eksportir, Sri Mulyani Janji Berikan Insentif Fiskal
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyatakan pemerintah berkomitmen memperkuat industri dalam negeri berbasis ekspor, yang saat ini terdampak pelemahan ekonomi global.

Untuk mendukungnya, Sri Mulyani akan memberikan bauran kebijakan, mulai dari insentif perpajakan, kerja sama bilateral, perbaikan sistem logistik, dan pendampingan pemerintah agar kinerja para eksportir dan industri padat karya dapat ditingkatkan.

"Pemerintah akan terus melakukan upaya mengatasi (penurunan investasi di sektor sekunder) sekaligus mendorong sektor sekunder tumbuh lebih tinggi, antara lain melalui berbagai insentif fiskal pada industri dalam bentuk tax allowance, tax holiday, subsidi pajak, insentif PPN, serta fasilitas kepabeanan untuk pengembangan kawasan tertentu," jelas Menkeu di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Lebih lanjut, selain insentif perpajakan, Sri Mulyani menambahkan bahwa pemerintah terus mendukung pertumbuhan ekspor industri dalam negeri dalam bentuk bantuan peningkatan pangsa pasar. Yaitu melalui kerja sama perdagangan bilateral untuk memperluas negara tujuan ekspor yang memiliki pasar potensial.

Selain itu, kebijakan penyempurnaan fasilitas di kawasan khusus dan penurunan biaya produksi melalui perbaikan sistem logistik juga terus dilakukan.

Pemerintah juga memberikan pendampingan kepada pelaku ekspor, antara lain dalam bentuk promosi dan proses negosiasi serta menghilangkan kendala ekspor. Bentuknya berupa proses hilirisasi serta terbangunnya rantai industri hulu dan hilir, dalam rangka menjaga pasokan bahan baku dan mengurangi ketergantungan industri dalam negeri terhadap bahan baku impor.

"Diharapkan dengan insentif fiskal tersebut dapat meningkatkan kinerja sektor industri yang dapat memberikan nilai tambah terhadap produk ekspor yang bernilai tambah tinggi. Sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi untuk memperbaiki kinerja neraca perdagangan dan transaksi berjalan," jelas Menkeu.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Ajak UMKM...
Sri Mulyani Ajak UMKM Gunakan Fasilitas KITE, Ini Ragam Manfaatnya
Fasilitas Fiskal Dukung...
Fasilitas Fiskal Dukung Vaksinasi dan Penanganan Covid-19
Bikin Liga Khusus Daerah...
Bikin Liga Khusus Daerah Tertinggal, Sri Mulyani Siapkan Rp1 Triliun buat Hadiah
Demi Dolar Pengusaha,...
Demi Dolar Pengusaha, Sri Mulyani Beri Diskon Pajak Penghasilan
Sri Mulyani Sunat Insentif...
Sri Mulyani Sunat Insentif Nakes, Ini Besarannya
Pungutan Ekspor Sawit...
Pungutan Ekspor Sawit Bakal Diubah, Segini Biayanya
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
8 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
8 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
10 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
10 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
11 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
12 jam yang lalu
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved