Rupiah Masih Lesu Saat IHSG Sesi Siang Kokoh di Level 6.280

Rabu, 28 Agustus 2019 - 12:45 WIB
Rupiah Masih Lesu Saat...
Rupiah Masih Lesu Saat IHSG Sesi Siang Kokoh di Level 6.280
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi perdagangan siang, Rabu (28/8/2019) masih lesu, meski sedikit terkoreksi dibandingkan pembukaan pagi tadi. Laju negatif mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berdiri kokoh di zona hijau.

Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I masih menyusut di posisi Rp14.261/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.250/USD. Rupiah jatuh dengan pergerakan pada kisaran level Rp14.244 hingga Rp14.265/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.263/USD atau lebih rendah dari penutupan Selasa, kemarin di posisi Rp14.255/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.255-Rp14.268/USD.

Sementara data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini justru membaik ke level Rp14.240/USD yang cenderung merangkak naik dari sesi pagi. Bahkan menanjak dibanding penutupan kemarin, Rp14.255/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp14.263/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah lesu dari posisi sebelumnya Rp14.235/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini terus melaju usai mendapatkan tambahan 2,76 poin atau 0,04% ke level 6.280,93 setelah tadi pagi juga menghijau. Sedangkan kemarin hingga akhir sesi berada di posisi 6.278,17 dengan peningkatan 63,66 poin atau 1,02%

Sektor saham dalam negeri hingga siang ini, mayoritas berada di jalur positif dengan sektor industri dasar menguat tertinggi sebesar 1,10% diikuti lonjakan sektor pertambangan mencapai 0,67%. Sedangkan pelemahan terdalam menimpa perkebunan sebesar minus 0,33%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,52 miliar dengan 10,05 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp155,86 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp902,30 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp746,43 miliar. Tercatat 211 saham naik, 191 turun dan 147 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Arkadia Digital Media Tbk. (DIGI), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL), PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) serta PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Rupiah Sepanjang Agustus...
Rupiah Sepanjang Agustus Loyo 1,65% Disebut Bos BI Masih Undervalue
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
IHSG, Rupiah, dan Ujian...
IHSG, Rupiah, dan Ujian Ketahanan Ekonomi Nasional
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Rupiah Ambruk tapi IHSG...
Rupiah Ambruk tapi IHSG dan Emas Cetak Rekor, Ada Apa?
Berita Terkini
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
2 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
30 menit yang lalu
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
38 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
1 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
2 jam yang lalu
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved