Efek Perang Dagang, OJK Catat IHSG Sudah Melemah 2,11%

Rabu, 28 Agustus 2019 - 20:45 WIB
Efek Perang Dagang,...
Efek Perang Dagang, OJK Catat IHSG Sudah Melemah 2,11%
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat IHSG pada 23 Agustus 2019 melemah sebesar 2,11% (month-to-date/mtd) di level 6.255,6 sementara yield pasar obligasi tercatat meningkat rata-rata sebesar 1,5 bps (mtd).

Hal ini seiring meningkatnya tensi perang dagang AS-China pada bulan Agustus terutama pascadevaluasi Yuan terhadap dolar AS dan meningkatnya flight to safety investor global, sehingga pasar keuangan domestik mengalami koreksi.

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Manajemen Strategis OJK Anto Prabowo mengatakan, negara maju maupun negara berkembang mengambil kebijakan yang lebih akomodatif dan diprediksi masih akan berlanjut hingga akhir tahun ini.

"Di sisi lain tensi perang dagang AS-China yang semakin meningkat turut pula mendorong meningkatnya volatilitas dan tekanan di pasar keuangan global," ujarnya di Jakarta, Rabu (28/8/3019).

Dia menambahkan, investor nonresiden membukukan net sell di pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp12,6 triliun (mtd).

Namun demikian, secara year-to-date (ytd) IHSG dan pasar SBN masih mencatat kinerja yang positif, dimana IHSG menguat 0,99% dan yield turun 76,5 bps.

"Investor nonresiden juga masih mencatat net buy di pasar saham dan SBN sebesar Rp175,6 triliun secara ytd," jelasnya.

Sementara itu pada Juli 2019 relatif stabil dan naik tipis 0,5% month-to-month (mtm) dengan investor nonresiden membukukan net sell tipis sebesar Rp257 miliar.

Pada periode tersebut, pasar obligasi masih mencatat penurunan yield rata-rata sebesar 20,4 bps dengan investor non residen mencatatkan net buy sebesar Rp24,3 triliun.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kinerja ALMI Terpukul...
Kinerja ALMI Terpukul Kondisi Perekonomian Global
Tak Pernah Terjadi Sebelumnya,...
Tak Pernah Terjadi Sebelumnya, China Mampu Tundukkan AS
China Menyerah? Xi Jinping...
China Menyerah? Xi Jinping Sebut Tak Ada Pemenang dalam Perang Dagang Melawan AS
Perang Dagang China...
Perang Dagang China dan AS Makin Panas, Beijing Terapkan Tarif 15%
Perang Dagang Mereda?...
Perang Dagang Mereda? Trump Beri Angin Segar Industri Otomotif dengan Pelonggaran Tarif Impor!
Trump Bakal Berlakukan...
Trump Bakal Berlakukan Tarif 100% ke China, Ancaman Perang Dagang Kembali Menggema
Berita Terkini
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
1 jam yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
2 jam yang lalu
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
3 jam yang lalu
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
4 jam yang lalu
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
15 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
15 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved