Wall Street Menanjak Naik Terangkat Kinerja Positif Sektor Teknologi

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 08:10 WIB
Wall Street Menanjak...
Wall Street Menanjak Naik Terangkat Kinerja Positif Sektor Teknologi
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat alias Wall Street rally lebih dari 1% pada perdagangan Kamis, waktu setempat didukung oleh keutungan yang dicetak sektor teknologi. Perbaikan ditunjukkan sektor yang cukup sensitif terhadap kondisi perdagangan serta industri China itu setelah harapan negosiasi perang dagang kembali muncul untuk meredam kekhawatiran bahwa meningkatnya ketegangan dapat menciptakan Resesi.

Sebelumnya Kementerian Perdagangan China mengatakan kedua belah pihak bakal membahas putaran berikutnya seputar pembicaraan negosiasi perang dagang yang dijadwalkan mulai bergulir pada September, mendatang. Akan tetapi kemajuan pertemuan selanjutnya akan ditentukan oleh apakah Washington bisa menciptakan kondisi yang menguntungkan.

Presiden AS Donald Trump dalam sebuah wawancara dengan radio Fox News mengutarakan pembicaraan perdagangan dimulai pada hari Kamis "pada tingkatan yang berbeda," meski belum memberikan rincian. Beberapa analis memperkirakan bahwa komentar dari China merupakan peluang untuk mencapai substansi, dan menunjuk pada keseimbangan di akhir bulan sebagai dukungan terhadap pergerakan saham.

Saham teknologi Heavyweight seperti Apple Inc (AAPL. O) naik 1,69%, dan Microsoft (MSFT. O) lebih tinggi 1,89% untuk jadi dorongan bagi sektor teknologi sebesar 1,73% yang mencetak kinerja harian terbaik sejak 16 Agustus. Chipmakers yang menarik sebagian besar pendapatan mereka dari China ikut menguat dimana indeks semikonduktor Philadelphia melompat 2,25%.

Selanjutnya industri yang juga sangat berkorelasi dengan kemajuan perdagangan, seperti United Technologies (UTX. N) terus melacu dengan bertambah mencapai sebesar 1,77%.

Dow Jones Industrial Average tercatat terdongkrak naik 326,15 poin yang setara dengan 1,25% ke level 26.362,25 untuk mengiringi kinerja positif indeks S&P 500 usai memperoleh tambahan 36,63 poin atau 1,27% di posisi 2.924,57. Selanjutnya Komposit Nasdaq meningkat sebesar 116,51 poin atau 1,48% ke level 7.973,39.

Namun, tiga indeks utama masih berada di jalur kinerja bulanan terburuk dan penurunan bulanan pertama sejak aksi Jual pada bulan Mei, seiring kekhawatiran perang perdagangan sangat intensif antara dua ekonomi terbesar di dunia diyakini mengarah pada resesi global. Sebelumnya pemerintahan Trump menunda tambahan tarif 5% pada impor China.

Tambahan tarif ditargetkan terhadap impor China sekira USD300 miliar dan selanjutnya bakal diterapkan secara bertahap mulai tanggal 1 September hingga 15 Desember hingga mendorong ratusan perusahaan AS memperingatkan bakal adanya kenaikan harga. Sejumlah perusahaan, termasuk peritel elektronik Best Buy Co Inc (BBY. N) dan peritel pakaian remaja Abercrombie & Fitch Co (ANF. N), melaporkan dampak dari perang tarif.

Saham Best Buy meluncur 7,99%, menjadikannya salah satu kinerja paling buruk pada indeks S&P 500, sementara Abercrombie jatuh 15,10%. Volume perdagangan bursa saham AS mencapai 6,01 miliar saham, atau lebih rendah dibandingkan rata-rata harian 7,23 miliar saham selama 20 sesi terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
2 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
2 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
3 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
3 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved