IHSG Menyusut di Akhir Sesi Saat Bursa Asia Variatif
Selasa, 03 September 2019 - 16:58 WIB
IHSG Menyusut di Akhir Sesi Saat Bursa Asia Variatif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Selasa (3/9/2019) berakhir menyusut untuk berbalik jatuh dari pembukaan pagi tadi yang sempat menanjak naik. Hingga akhir sesi, IHSG jatuh -28.96 poin atau -0.46% ke level 6.261,59
Sebelumnya pada sesi pagi, bursa saham Tanah Air sempat menanjak naik 17,500 poin yang setara dengan 0,278% menjadi 6.308,05. Raihan tersebut lebih baik dari penutupan Senin (2/9) di posisi 6.290,55.
Sektor saham dalam negeri kebanyakan bergerak tertekan di perdagangan sore saat sektor infrastruktur jatuh sangat dalam hingga -1,29% diikuti pelemahan aneka industri yang kehilangan -1,07%. Sedangkan sektor yang masih mampu mencetak hasil postif yaitu cosumer dan properti dengan sama-sama bertambah 0,19%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,87 triliun dengan 15,20 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp399,07 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,01 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,61 triliun. Tercatat sebesar 198 saham menguat, 267 melemah dan 145 stagnan.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, pasar saham Asia beragam pada sesi penutupan hari kedua awal September dimana Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga untuk tidak berubah. Saham Australia tergelincir secara pecahan pada hari Selasa karena keputusan menjaga suku bunga pada level terendah.
Bursa patokan Australia yakni ASX 200 ditutup sedikit lebih rendah pada level 6.573,40 dengan subindex keuangan sangat tertekan hingga turun 0,14%. Pada tempat lain, bursa saham daratan China meningkat dipimpin lonjakan Komposit Shanghai lewat penambahan 0,21% menjadi 2.930,15 dan komposit Shenzhen naik 0,658% ke level 1.625,56.
Selanjutnya indeks Hang Seng di Hong Kong tergelincir 0,39% dalam perdagangan sore hari. Sementara indeks Nikkei 225 Jepang ditutup hampir mendatar di posisi 20.625,16 sementara indeks Topix menyelesaikan perdagangan 0,37% lebih tinggi pada level 1.510,79.
Indeks Kospi, Korea Selatan berbanding terbalik dengan tergelincir 0,18% menjadi 1.965,69. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang turun 0,71%. Sedangkan saham-saham di Taiwan ditutup untuk perdagangan pada hari Selasa karena hari libur.
Sebelumnya pada sesi pagi, bursa saham Tanah Air sempat menanjak naik 17,500 poin yang setara dengan 0,278% menjadi 6.308,05. Raihan tersebut lebih baik dari penutupan Senin (2/9) di posisi 6.290,55.
Sektor saham dalam negeri kebanyakan bergerak tertekan di perdagangan sore saat sektor infrastruktur jatuh sangat dalam hingga -1,29% diikuti pelemahan aneka industri yang kehilangan -1,07%. Sedangkan sektor yang masih mampu mencetak hasil postif yaitu cosumer dan properti dengan sama-sama bertambah 0,19%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,87 triliun dengan 15,20 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp399,07 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,01 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,61 triliun. Tercatat sebesar 198 saham menguat, 267 melemah dan 145 stagnan.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, pasar saham Asia beragam pada sesi penutupan hari kedua awal September dimana Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga untuk tidak berubah. Saham Australia tergelincir secara pecahan pada hari Selasa karena keputusan menjaga suku bunga pada level terendah.
Bursa patokan Australia yakni ASX 200 ditutup sedikit lebih rendah pada level 6.573,40 dengan subindex keuangan sangat tertekan hingga turun 0,14%. Pada tempat lain, bursa saham daratan China meningkat dipimpin lonjakan Komposit Shanghai lewat penambahan 0,21% menjadi 2.930,15 dan komposit Shenzhen naik 0,658% ke level 1.625,56.
Selanjutnya indeks Hang Seng di Hong Kong tergelincir 0,39% dalam perdagangan sore hari. Sementara indeks Nikkei 225 Jepang ditutup hampir mendatar di posisi 20.625,16 sementara indeks Topix menyelesaikan perdagangan 0,37% lebih tinggi pada level 1.510,79.
Indeks Kospi, Korea Selatan berbanding terbalik dengan tergelincir 0,18% menjadi 1.965,69. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang turun 0,71%. Sedangkan saham-saham di Taiwan ditutup untuk perdagangan pada hari Selasa karena hari libur.
(akr)
Lihat Juga :