IHSG Berakhir Melesat ke Posisi 6.306 Iringi Lompatan Bursa Asia
Kamis, 05 September 2019 - 16:38 WIB
IHSG Berakhir Melesat ke Posisi 6.306 Iringi Lompatan Bursa Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Kamis (5/9/2019) ditutup melesat naik seiring dengan sentimen positif dari perdagangan global dimana Amerika Serikat (AS) dan China yang belakangan terlibat perang dagang mulai membuka peluang negosiasi. Di akhir sesi, IHSG menanjak naik 37,13 poin atau 0,59% menjadi 6.306,80.
Sebelumnya pada sesi pembukaan, pasar saham Tanah Air sempat naik lewat tambahan 20,560 poin yang setara dengan 0,328% menjadi 6.290,22. Sebelumnya IHSG berakhir dengan bertengger pada level 6.269,66.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,54 triliun dengan 14,18 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp87,93 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,48 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,39 triliun. Tercatat sebesar 245 saham menguat, 200 melemah dan 153 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Siantar Top Tbk. (STTP) naik Rp320 menjadi Rp4.200, PT Astra International Tbk. (ASII) bertambah Rp200 menjadi Rp6.700 dan PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) meningkat Rp65 ke posisi Rp820.
Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) anjlok Rp825 menjadi Rp67.275, PT Arkadia Digital Media Tbk. (DIGI) turun Rp55 menjadi Rp1.995 serta PT Grand Kartech Tbk. (KRAH) berkurang Rp50 menjadi Rp1.700.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, saham-saham pada bursa Hong Kong sebagian besar bertahan dalam tren kenaikan setelah melonjak hampir 4% sebelumnya. Lonjakan bursa Hong Kong kemarin, dipicu oleh kabar bahwa RUU ekstradisi China yang kontroversial kemungkinan bakal ditarik secara resmi.
Pada akhir sesi perdagangan, Kamis terpantau indeks Hang Seng ditutup tepat di bawah level mendatar menjadi 26.515,53 setelah mencetak kenaikan yang kuat pada hari Rabu. Tren positif juga terlihat pada daratan China usai mencetak keuntungan dipimpin lonjakan Komposit Shanghai mencapai 0,96% hingga bertengger pada level 2.985,86.
Sedangkan Komposit Shenzhen bertambah 0,93% untuk berada pada posisi 1.651,63. Selanjutnya diikuti pasar utama lainnya di Asia Pasifik juga mengalami kenaikan pada sesi menjelang akhir pekan, dimana Nikkei Jepang melonjak 2,12% untuk ditutup pada level 21.085,94.
Sementara Indeks Topix mendapatkan tambahan 1,84% untuk menyelesaikan perdagangan di posisi 1.534,46. Indeks Kospi di Korea Selatan juga ditutup 0,82% lebih tinggi menjadi 2.004,75. Ditambah bursa Australia juga melengkapi lesatan wilayah Asia dimana meningkat 0,92% dan menutup sesi ke level 6.613,20 saat mayoritas sektor menanjak.
Sebelumnya pada sesi pembukaan, pasar saham Tanah Air sempat naik lewat tambahan 20,560 poin yang setara dengan 0,328% menjadi 6.290,22. Sebelumnya IHSG berakhir dengan bertengger pada level 6.269,66.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,54 triliun dengan 14,18 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp87,93 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,48 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,39 triliun. Tercatat sebesar 245 saham menguat, 200 melemah dan 153 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Siantar Top Tbk. (STTP) naik Rp320 menjadi Rp4.200, PT Astra International Tbk. (ASII) bertambah Rp200 menjadi Rp6.700 dan PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) meningkat Rp65 ke posisi Rp820.
Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) anjlok Rp825 menjadi Rp67.275, PT Arkadia Digital Media Tbk. (DIGI) turun Rp55 menjadi Rp1.995 serta PT Grand Kartech Tbk. (KRAH) berkurang Rp50 menjadi Rp1.700.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, saham-saham pada bursa Hong Kong sebagian besar bertahan dalam tren kenaikan setelah melonjak hampir 4% sebelumnya. Lonjakan bursa Hong Kong kemarin, dipicu oleh kabar bahwa RUU ekstradisi China yang kontroversial kemungkinan bakal ditarik secara resmi.
Pada akhir sesi perdagangan, Kamis terpantau indeks Hang Seng ditutup tepat di bawah level mendatar menjadi 26.515,53 setelah mencetak kenaikan yang kuat pada hari Rabu. Tren positif juga terlihat pada daratan China usai mencetak keuntungan dipimpin lonjakan Komposit Shanghai mencapai 0,96% hingga bertengger pada level 2.985,86.
Sedangkan Komposit Shenzhen bertambah 0,93% untuk berada pada posisi 1.651,63. Selanjutnya diikuti pasar utama lainnya di Asia Pasifik juga mengalami kenaikan pada sesi menjelang akhir pekan, dimana Nikkei Jepang melonjak 2,12% untuk ditutup pada level 21.085,94.
Sementara Indeks Topix mendapatkan tambahan 1,84% untuk menyelesaikan perdagangan di posisi 1.534,46. Indeks Kospi di Korea Selatan juga ditutup 0,82% lebih tinggi menjadi 2.004,75. Ditambah bursa Australia juga melengkapi lesatan wilayah Asia dimana meningkat 0,92% dan menutup sesi ke level 6.613,20 saat mayoritas sektor menanjak.
(akr)
Lihat Juga :