Jumlah Tenaga Kerja AS Bulan Agustus Melambat Jadi 130.000 Orang

Sabtu, 07 September 2019 - 10:33 WIB
Jumlah Tenaga Kerja...
Jumlah Tenaga Kerja AS Bulan Agustus Melambat Jadi 130.000 Orang
A A A
NEW YORK - Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat melaporkan pada Jumat waktu AS, pertumbuhan tenaga kerja (nonfarm payrolls) bulan Agustus melambat menjadi 130.000 orang, berbanding bulan Juli sebesar 164.000 orang. Pencapaian ini jauh lebih rendah dibandingkan prediksi Wall Street sebesar 150.000 orang.

Meski melambat, namun tingkat pengangguran tetap terjaga di level 3,7% seperti yang diharapkan. Sementara, upah tenaga kerja tetap solid. Melansir dari CNBC, Sabtu (7/9/2019), tingkat upah per jam rata-rata meningkat 0,4% pada Agustus. Dan secara tahunan, tingkat upah tumbuh 3,2%. Tingkat upah ini lebih baik dari yang diharapkan.

Adapun sepanjang tahun 2019 berjalan, jumlah tenaga kerja AS sudah mencapai 1.358.000 orang. Angkatan kerja di AS telah naik 63,2%, merupakan level tertinggi sejak Agustus 2013. Dan jumlah orang AS yang bekerja telah melonjak mencapai rekor 157,9 juta orang.

Namun, melemahnya angka pertumbuhan tenaga kerja membuat beberapa pihak pesimis. "Memang ini belum sampai titik risiko resesi tapi sudah ada tanda-tanda perlambatan dari laporan pekerjaan ini," kata Scott Clemons, kepala strategi investasi di Brown Brothers Harriman.

Kekhawatiran akan ekonomi AS melambat dan bahkan menuju resesi seiring perang tarif yang berkepanjangan antara AS dan China, dimana telah berdampak pada industri pertanian dan manufaktur. Namun, ada pula yang masih optimis karena pertumbuhan konsumen tetap kuat.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Klaim Tunjangan Pengangguran...
Klaim Tunjangan Pengangguran di AS Melonjak Cetak Rekor Baru dalam Dua Bulan
Wall Street Dibuka Tergelincir...
Wall Street Dibuka Tergelincir Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS
Wall Street Dibuka Variatif...
Wall Street Dibuka Variatif Saat Pasar Terbebani Data Tenaga Kerja AS
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Terbebani Rilis Data...
Terbebani Rilis Data Tenaga Kerja, Wall Street Dibuka Ambrol
Terbantu Data Tenaga...
Terbantu Data Tenaga Kerja AS, Wall Street Hari Ini Dibuka Menguat
Berita Terkini
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
16 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
28 menit yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
47 menit yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
1 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
2 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved