Menteri Rini Sebut Nasabah Mekaar Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Indonesia

Senin, 09 September 2019 - 18:06 WIB
Menteri Rini Sebut Nasabah...
Menteri Rini Sebut Nasabah Mekaar Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Indonesia
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno mendorong PT Permodalan Nasional Madani (Persero) untuk terus memberikan pembinaan dalam progam Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) di seluruh pelosok Tanah Air. Progam Mekaar yang digagas Kementerian BUMN ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional.

"Kami akan terus mendorong dan memastikan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) melakukan pembinaan nasabah dengan optimal sehingga usaha mereka bisa naik kelas dan semakin besar. Selain itu, program ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo guna meningkatkan peran UMKM dalam mendorong perekonomian nasional,” ujar Menteri Rini di Jakarta, Senin (9/9/2019).

Sambung dia menegaskan, PNM juga harus meningkatkan jumlah nasabahnya di seluruh Indonesia, khususnya NTT. Sebab, para nasabah Mekaar ini akan menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Terlebih lagi, banyak nasabah PNM yang sudah naik kelas untuk menikmati bantuan pinjaman dari Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Saya minta nasabah Mekaar atau ibu-ibu ini untuk terus usaha dan semangat dan saya yakin kekuatan ekonomi Indonesia ada di nasabah Mekaar ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Menteri Rini juga meminta PNM bersinergi dengan Himpunan Bank Negara (Himbara) dalam pembiayaan KUR nasabah Mekaar. Saat ini, sudah ratusan anggota Mekaar yang menjadi nasabah KUR di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero). Sedangkan anggota PMN di NTT yang siap naik kelas ke KUR mencapai 260 nasabah. Nasabah tersebut akan mendapatkan bantuan pinjaman dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) dalam bentuk KUR.

Selama periode Januari hingga Juni 2019, BRI berhasil menyalurkan KUR senilai Rp50,3 triliun kepada lebih dari 2,4 juta debitur. Ini setara dengan 57,8% dari target penyaluran KUR BRI yang di breakdown oleh Pemerintah di tahun 2019 yakni sebesar Rp 86,97 triliun.

Keberhasilan dan kesuksesan usaha nasabah Mekaar juga tidak terlepas dari kerja keras para pendamping usaha (Account Officer/AO). Untuk itu, Menteri Rini mengingatkan para AO Mekaar di Kabupaten Lembor untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam bertugas dan membimbing nasabah agar bisa naik kelas.

Di Kabupaten Lembor, PT PNM memiliki 3.391 nasabah dengan total bantuan pinjaman mencapai Rp 6,1miliar. Sementara, nasabah PNM di Pulau Flores mencapai 43.684 orang yang terbagi menjadi 2.188 kelompok dengan total bantuan pinjaman Rp 71,93 miliar. Para nasabah ditunjang dengan 22 kantor cabang dan 289 pendamping atau AO.

Untuk se-NTT, PT PNM telah memiliki 106.713 nasabah, 599 AO, dan 42 kantor cabang. Sedangkan secara nasional, jumlah nasabah telah mencapai 5,17 juta orang, dan tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah pendamping sebanyak 31.122 orang.
(akr)
Berita Terkait
Kisah Petugas Pendamping...
Kisah Petugas Pendamping Program PNM Mekaar Bantu Selamatkan Lingkungan
Komitmen AO PNM Mekaar...
Komitmen AO PNM Mekaar Makassar jadi Bagian Pemberdaya Usaha Perempuan
PNM Dampingi Ratusan...
PNM Dampingi Ratusan Nasabah PNM Mekaar Daftar Izin Edar BPOM
PNM Konsisten Beri Pendampingan...
PNM Konsisten Beri Pendampingan Nasabah hingga Pelatihan untuk Tingkatkan Kompetensi
Kisah Ibu Imah Bikin...
Kisah Ibu Imah Bikin Menteri BUMN Erick Thohir Kagum
Apresiasi Nasabah Terbaik,...
Apresiasi Nasabah Terbaik, PNM Berangkatkan Reward Ibadah Umrah
Berita Terkini
Eropa Butuh Rp182,5...
Eropa Butuh Rp182,5 Triliun demi Mengamankan Pasokan 250 Kargo Gas Alam Cair
30 menit yang lalu
Tarif Impor Terbaru...
Tarif Impor Terbaru Trump Hantam Negara-negara Termiskin, Bagaimana Nasibnya
1 jam yang lalu
KAI Group Angkut 16,3...
KAI Group Angkut 16,3 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2025
4 jam yang lalu
Harga Minyak Ikut Lunglai...
Harga Minyak Ikut Lunglai Terpukul Tarif Resiprokal Trump
5 jam yang lalu
Pascalebaran, Harga...
Pascalebaran, Harga Beras, Bawang, Cabai, hingga Daging Mulai Turun
5 jam yang lalu
Mereda, Harga Emas Antam...
Mereda, Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp1.819.000 per Gram
6 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Jadi Target...
Indonesia Jadi Target Utama Serangan Ransomware di Asia Tenggara
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved