Tarif Listrik Dipastikan Tidak Naik Sampai 2020

Kamis, 12 September 2019 - 16:54 WIB
Tarif Listrik Dipastikan...
Tarif Listrik Dipastikan Tidak Naik Sampai 2020
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan tidak akan ada kenaikan tarif listrik hingga 2020 seiring terjadinya penurunan harga energi primer seperti batu bara dan gas bumi. Sambung dia mengungkapkan pertimbangan lainnya yakni atas dasar nilai kurs mata uang rupiah terhadap dolar AS yang cukup stabil di posisi Rp14.000 per dolar AS.

“Kalau kami lihat harga gas turun banyak dalam enam bulan terakhir, harga batu bara juga turun. Penurunan paling terlihat di harga batu bara. Untuk kalori 6.322 GAR harganya sekitar USD65 per ton, jadi mestinya harga listrik tidak perlu ada penyesuaian naik. Nanti kami lihat lagi, tapi kalau menurut saya jika kurs di Rp14.000 - an mestinya minimal tidak naik,” ujar Menteri Jonan di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Sebagai informasi, Harga Batu Bara Acuan (HBA) pada periode September 2019 dipatok sebesar USD65,79 per ton atau turun 9,4% dibanding periode Agustus sebesar USD72,67 per ton. Sementara, pemerimtah menggunakan patokan batas atas untuk PLN sebesar USD70 per ton berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No.1410 K/30/MEM/2018 terkait harga khusus batubara yang mulai berlaku sejak 12 Maret 2018 hingga 31 Desember 2019.

Peraturan tersebut mengatur harga khusus batu bara bagi pembangkit listrik ditetapkan 70 dolar per ton jika HBA berada di atas USD70 per ton. Namun apabila harga di bawah USD70 per ton maka transaksi batu bara bagi pembangkit listrik merujuk pada HBA.

Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menilai tarif listrik pada 2020 memang tidak perlu naik apabila mempertimbangkan aspek tersebut. Menurut dia dengan skema penetapan tarif adjustment tarif listrik dimungkinkan justru mengalami penurunan pada 2020. “Berdasarkan variabel pembentuk harga listrik, tarif listrik tahun depan tidak perlu naik,” kata dia.

Fahmy menyebut kalau mencermati perkembangan pada 2019, maka ketiga variabel pembentuk HPP listrik itu cenderung mengalami penurunan dan penguatan. Ia mengatakan rata-rata ICP sudah turun ke level USD63 per barel atau lebih rendah dibandingkan asumsi APBN 2019 sebesar USD65 per barel.

Lalu, kurs rupiah hingga Agustus 2019 tercatat Rp14.148/USD atau lebih kuat ketimbang asumsi APBN dan RKAP PLN 2019 sebesar Rp15.000. Demikian pula, inflasi Agustus 2019 hanya 0,12% atau 3,49% secara tahunan. Selain ketiga indikator tersebut, biaya energi primer yang juga menentukan HPP listrik cenderung tetap dan ada yang turun.

Harga batu bara domestik yang dijual ke PLN tetap USD70 per ton, sementara harga gas cenderung turun. Ditambah lagi, keberhasilan efisiensi yang dilakukan PLN khususnya susut jaringan dan operasional keuangan juga menjadi faktor penurun HPP listrik selama 2019.

“Berdasarkan kecenderungan penurunan ICP, penguatan kurs, stabilitas inflasi, penurunan harga energi primer, utamanya batu bara dan gas, serta efisiensi yang dilakukan PLN, maka HPP listrik mengalami penurunan,” ujarnya.

Dengan penurunan HPP listrik itu, imbuh Fahmy, maka seharusnya tarif listrik pada 2020 dengan menggunakan mekanisme tarif adjustment mengalami penurunan. “Dengan demikian tidak ada urgensi bagi pemerintah untuk menaikkan tarif listrik, bahkan kalau memakai tarif adjustment, maka tarif listrik berpeluang turun pada tahun depan,” katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian ESDM Sebut...
Kementerian ESDM Sebut Tarif Listrik Berpotensi Turun, Ini Sebabnya
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga Akhir Tahun, Kementerian ESDM Beberkan Alasannya
Tarif Listrik Periode...
Tarif Listrik Periode Juli-September 2020 Tidak Naik
Soal Potensi Kenaikan...
Soal Potensi Kenaikan Tarif Listrik Usai Juni 2024, Kementerian ESDM Buka Suara
Sampai Juni 2024, Tarif...
Sampai Juni 2024, Tarif Listrik Non Subsidi Dipastikan Tidak Naik
Pengumuman Resmi, Tarif...
Pengumuman Resmi, Tarif Listrik Januari-Maret 2021 Tidak Naik
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
3 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
21 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
35 menit yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
53 menit yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
1 jam yang lalu
Infografis
Ini Kriteria Penerima...
Ini Kriteria Penerima Diskon 50% Tarif Listrik di Awal 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved