Rangsang Inovasi Milenial, Sri Mulyani Sulap Aset Negara Jadi Coworking Space

Kamis, 12 September 2019 - 19:18 WIB
Rangsang Inovasi Milenial,...
Rangsang Inovasi Milenial, Sri Mulyani Sulap Aset Negara Jadi Coworking Space
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berencana menyulap aset negara seperti gedung pemerintah menjadi coworking space, sehingga bisa dimanfaatkan generasi muda. Menurutnya banyak kaum milenial yang mempunyai inovasi dalam pembuataan startup yang harus didukung dengan menyiapkan sarana bekerja bagi mereka.

Dia pun mmeminta jajarannya untuk berkreasi memanfaatkan Barang Milik Negara (BMN) seperti gedung-gedung pemerintahan. Salah satunya, terang dia bisa dimanfaatkan untuk tempat kerja kekinian seperti Working Space.

"Dengan dimanfaatkan sebagai working space, bakal banyak anak muda menyewa yang nanti bisa menambah pendapatan negara. Di tengah tekonologi digital, semakin banyak tempat kerja yang gunakan konsep co-sharing dan open space, sehingga kebutuhan space berkerja akan berubah. Ini menentukan gimana BMN-BMN kita digunakan secara baik," kata Menkeu Sri Mulyani di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Kamis (12/9/2019).

Hal ini terang dia, menyusul apabila rencana pemindahan ibu kota negara terwujud dari Jakarta ke Kalimantan Timur bakal menyisakan gedung-gedung pemerintahan yang kosong. Sambung dia mengungkapkan, hal itu bisa dimanfaatkan sebagai tempat kerja kekinian yakni Coworking Space.

"Ide pemindahan ibu kota jadi sangat relevan karena bagaimana Republik Indonesia tetap jaga barang BMN dan membuat aset baru yang semuanya tetap ditata usahakan secara akuntabel," jelasnya.

Mantan anggota Bank Dunia ini menambahkan, dengan pengelolaan yang kekinian itu, maka pemanfaatan aset negara juga akan optimal sehingga mampu menambah pendapatan. Sehingga, ke depan nilai aset BMN akan menjadi besar dengan pemanfaat gedung-gedung tersebut.

"Jadi waktu kita buat LKPP BMN itu Rp 298,3 triliun. Jadi kelihatan aset kita kecil pada 2004 kemudian kita perbaiki tata kelola BMN. Kementerian Keuangan berupaya menyempurnakan regulasi pengelolaan BMN dengan menerbitkan permenkeu sebagai petunjuk pengelolaan BMN yang transparan dan akuntabel," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aturan Baru, Penyewaan...
Aturan Baru, Penyewaan Barang Milik Negara Dapat Relaksasi
Jaga Aset Negara, Gedung...
Jaga Aset Negara, Gedung DPR Senayan Diansuransikan
Aset Negara di Luar...
Aset Negara di Luar Negeri Senilai Rp40 Triliun Tak Bisa Beri Pemasukan
Barang Milik Negara...
Barang Milik Negara Kini Dilindungi Asuransi lewat Skema Pooling Fund Bencana, Apa Itu?
Hitung Kerugian Aset...
Hitung Kerugian Aset Negara Akibat Banjir Sumatera, Kemenkeu Siap Klaim Asuransi
Total Aset Negara Sudah...
Total Aset Negara Sudah Tembus Rp11 Ribu Triliun
Berita Terkini
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
23 menit yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
1 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
2 jam yang lalu
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved