Aset Negara di Luar Negeri Senilai Rp40 Triliun Tak Bisa Beri Pemasukan

Jum'at, 16 April 2021 - 15:47 WIB
loading...
Aset Negara di Luar...
Gedung Kedubes RI di AS, salah satu aset negara. Foto/wikipedia
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat banyak aset negara atau barang milik negara (BMN) yang ada di luar negeri.

Direktur Barang Milik Negara DJKN Kemenkeu Encep Sudarwan mengatakan aset negara di luar negeri ternyata masih sulit dimanfaatkan dikarenakan ada keterbatasan. Salah satunya, aset negara yang ada di luar negeri ini bukan untuk bisnis sehingga belum bisa dioptimalkan untuk memberikan pemasukan buat negara. ( Baca juga:Ini Penyebab Banyak Aset Negara Dikangkangi Pihak-pihak Tak Bertanggung Jawab )

"Di luar negeri itu kita terbatas. Dulu kan kita ngebangun bangunan untuk diplomatik, bukan untuk bisnis. Ini yang sedang kita lihat di aturan selanjutnya, tapi sekarang hanya untuk ke tugas fungsi," kata Encep dalam video virtual, Jumat (16/4/2021).

Di menyebutkan saat ini ada 673 aset negara yang ada di luar megeri. Nilainya tidak bisa dibilang kecil.

"Diluar negeri banyak bahkan di seluruh dunia kita punya 673 aset, hanya sekitar 40 triliun," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GBK Cetak Pendapatan...
GBK Cetak Pendapatan Rp812 Miliar, Rekor Tertinggi dalam 63 Tahun Pengelolaan
Menko AHY Sebut Proyek...
Menko AHY Sebut Proyek Giant Sea Wall Melindungi Aset Nasional: 70 Kawasan Industri dan 5 KEK
Purbaya Berubah Pikiran,...
Purbaya Berubah Pikiran, Masa Tugas Satgas BLBI Bakal Diperpanjang
Robert Marbun Jabat...
Robert Marbun Jabat Sekjen Baru Kemenkeu, Purbaya Sebut Penyegaran
Hashim Buka-bukaan Ada...
Hashim Buka-bukaan Ada Oknum Coba Ambil Untung di Lahan Negara: Tolak Tawaran 1.000 Apartemen
Tasyakuran HUT ke-1...
Tasyakuran HUT ke-1 Danantara, Presiden Prabowo Ungkap Peran Pentingnya bagi Indonesia
Jalankan Putusan Menag,...
Jalankan Putusan Menag, UIN Jakarta Resmi Integrasikan SMA/SMK Triguna Hari Ini
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Dana Rampasan Rp153,6...
Dana Rampasan Rp153,6 Miliar Kembali ke TASPEN, Buah Manis Sinergi dengan KPK
Rekomendasi
5 Mahasiswa Gugat Pasal...
5 Mahasiswa Gugat Pasal Karet UU ITE ke MK, Minta Perlindungan Kebebasan Berpendapat
Ruben Onsu Janji Tak...
Ruben Onsu Janji Tak Batasi Sarwendah Bertemu Anak Jika Menang Gugatan Hak Asuh
Presiden PKS soal Perpres...
Presiden PKS soal Perpres 111/2025: Langkah Tepat Pemerintah Jadikan Kampanye LGBTQ Ancaman Nonmiliter
Berita Terkini
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
BPJT dan Roatex Matangkan...
BPJT dan Roatex Matangkan Pra Uji Coba Sistem Tol Tanpa Setop
UU P2SK Momentum Penting...
UU P2SK Momentum Penting Perkuat Kedaulatan Ekosistem Kripto Indonesia
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Trading Waran Terstruktur
IHSG Berbalik Menguat...
IHSG Berbalik Menguat 0,69% ke 5.916 meski Sepi Transaksi
Infografis
Beda Versi di Luar Negeri,...
Beda Versi di Luar Negeri, ini 5 Fakta Edelweis si Bunga Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved