Rupiah Dibuka Balik Menyusut Usai Sempat Tinggalkan Rp14.000/USD

Senin, 16 September 2019 - 10:33 WIB
Rupiah Dibuka Balik...
Rupiah Dibuka Balik Menyusut Usai Sempat Tinggalkan Rp14.000/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan, Senin (16/9/2019) berbalik menyusut setelah akhir pekan kemarin sempat meninggalkan level Rp14.000/USD. Kurs rupiah tertekan usai gagal memanfaatkan tekanan yang menimpa dolar AS setelah serangan drone ke kilang minyak milik Arab Saudi membuat investor mencari aset yang lebih aman.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini melemah ke posisi Rp14.020/USD untuk kembali terpuruk dari sebelumnya Rp13.950 per USD. Kondisi ini menunjukkan kurs rupiah masih rentan terhadap kondisi eksternal yang penuh ketidakpastian.

Data Yahoo Finance justru menunjukkan penyusutan rupiah pada sesi pagi perdagangan menjadi Rp14.030/USD dengan pergerakan harian Rp13.946 hingga Rp14.045/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal kejatuhan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp13.960/USD.

Selanjutnya posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga berbalik jatuh ke level Rp14.042/USD untuk memperlihatkan masih fluktuatif dibandingkan dari sesi penutupan Jumat, kemarin Rp13.966/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp13.990-Rp14.054/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi juga terpuruk pada level Rp14.007/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya. Rupiah memperlihatkan masih tertekan usai bergerak fluktuatif sejak awal bulan.

Sementara di sisi lain seperti dilansir Reuters, dolar jatuh saat safe-havens dan mata uang negara-negara penghasil minyak menguat pada hari Senin, menyusul serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi yang mengganggu pasokan minyak global dan meningkatkan ketegangan Timur Tengah.

Mata uang safe-haven seperti Yen Jepang dan Franc Swiss masing-masing mengangkat setidaknya 0,3% saat berhadapan dengan dolar. Yen JPY mencapai 107,60 per dolar dan franc CHF = menyentuh posisi USD0,9871. Terhadap enam mata uang utama lainnya, indeks dolar 0,2% lebih rendah pada posisi 98,053.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
5 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
6 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
7 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
9 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
10 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
10 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved