IHSG Diprediksi Menguat Tipis, Mainkan 8 Saham Ini
Selasa, 17 September 2019 - 07:46 WIB
IHSG Diprediksi Menguat Tipis, Mainkan 8 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa hari ini, secara teknikal berpeluang menguat tipis. Penutupan perdagangan Senin, IHSG ambruk -115,41 poin atau setara dengan 1,82% menjadi 6.219,44.
Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI terlihat sudah membentuk pola dead cross di area netral.
"Meskipun demikian, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi rebound pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (17/9/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. ADHI
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1325-1350, dengan target harga secara bertahap di level 1380, 1455, 1550, 1775 dan 2000. Support: 1325 dan 1270.
2. ASRI
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada level 306-312, dengan target harga secara bertahap di level 318, 332, 370 dan 404. Support: 296 dan 288.
3. BBCA
Pergerakan harga saham bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 29900-30100, dengan target harga secara bertahap di level 30525 dan 32400. Support: 29000.
4. BBNI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 7575-7675, dengan target harga di level 7850, 8250 dan 8625. Support: 7350.
5. BBRI
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, 20 dan 120 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 4100-4200, dengan target harga secara bertahap di level 4310 dan 4350. Support: 4100 dan 4070.
6. LPKR
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, 20 dan 120 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada level 252-262, dengan target harga secara bertahap di 274, 284, 292 dan 328. Support: 242 dan 230.
7. PPRO
Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 108-111, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 115, 122, 148, 174 dan 200. Support: 108 dan 95.
8. PTPP
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1800-1830, dengan target harga secara bertahap di level 1920, 2080, 2290, 2770 dan 3250. Support: 1700.
Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI terlihat sudah membentuk pola dead cross di area netral.
"Meskipun demikian, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi rebound pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (17/9/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. ADHI
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1325-1350, dengan target harga secara bertahap di level 1380, 1455, 1550, 1775 dan 2000. Support: 1325 dan 1270.
2. ASRI
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada level 306-312, dengan target harga secara bertahap di level 318, 332, 370 dan 404. Support: 296 dan 288.
3. BBCA
Pergerakan harga saham bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 29900-30100, dengan target harga secara bertahap di level 30525 dan 32400. Support: 29000.
4. BBNI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 7575-7675, dengan target harga di level 7850, 8250 dan 8625. Support: 7350.
5. BBRI
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, 20 dan 120 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 4100-4200, dengan target harga secara bertahap di level 4310 dan 4350. Support: 4100 dan 4070.
6. LPKR
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, 20 dan 120 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada level 252-262, dengan target harga secara bertahap di 274, 284, 292 dan 328. Support: 242 dan 230.
7. PPRO
Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 108-111, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 115, 122, 148, 174 dan 200. Support: 108 dan 95.
8. PTPP
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1800-1830, dengan target harga secara bertahap di level 1920, 2080, 2290, 2770 dan 3250. Support: 1700.
(ven)
Lihat Juga :