Rupiah Dibuka Merangkak Naik, USD Dekati Level Tertinggi Versus Yen

Rabu, 18 September 2019 - 10:35 WIB
Rupiah Dibuka Merangkak...
Rupiah Dibuka Merangkak Naik, USD Dekati Level Tertinggi Versus Yen
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Rabu (18/9/2019) dibuka merangkak naik untuk memberikan sinyal positif setelah mengalami tekanan sejak awal pekan. Tren perbaikan rupiah mengiringi dolar AS yang menjaga penguatan versus Yen Jepang saat pasar minyak dunia mulai pulih pasca shock pasokan.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka membaik menjadi Rp14.080/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah naik tipis usai anjlok kemarin Rp14.100/USD.

Data Yahoo Finance juga menunjukkan penguatan rupiah pada sesi pagi perdagangan menjadi Rp14.070/USD dengan pergerakan harian Rp14.070 hingga Rp14.080/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal kebangkitan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.095/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange merayap lebih tinggi ke level Rp14.078/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.100/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.075-Rp14.082/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi masih melaju negatif dari sebelumnya. Rupiah anjlok pada level Rp14.115/USD atau memburuk dari sebelumnya Rp14.099/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar AS diperdagangkan dekat level tertinggi tujuh pekan terhadap Yen Jepang saat pasar minyak dunia pulih dari shock pasokan. Tetapi perhatian investor kini tertuju kepada pertemuan Federal Reserve AS pada hari Rabu yang secara luas diharapkan dapat melanjutkan tren pemotongan suku bunga.

USD menanjak naik pada posisi 108,10 versus yen pada perdagangan Rabu, atau mendekati posisi terbaiknya dalam tujuh minggu 108,37 yen. Selanjutnya Poundsterling tertahan pada posisi 1,2497 per USD, untuk memegang keuntungan 0,6% dari Selasa, ketika sempat menyentuh level tertinggi sejak 19 Juli.

Pada tempat lain di pasar mata uang, Euro berdiri kokoh menjadi 1,1072 per USD,atau sejauh ini bergerak mendatar di Asia. Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama turun 0,02% menjadi 98,242.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
5 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
6 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
7 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
9 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
10 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
10 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved