Fintech, Amartha Salurkan Pendanaan Rp1,35 Triliun

Jum'at, 20 September 2019 - 18:17 WIB
Fintech, Amartha Salurkan...
Fintech, Amartha Salurkan Pendanaan Rp1,35 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha, fintech peer to peer (p2p) lending berhasil menyalurkan pendanaan sebesar Rp1,35 triliun dengan tingkat keberhasilan 90 (TKB 90) sebesar 99,21% hingga 20 September 2019. Founder sekaligus CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra menjelaskan, peningkatan penyaluran pendanaan ini tak terlepas dari semakin bertambahnya perempuan pengusaha mikro yang telah didanai oleh Amartha.

"Hingga kini, Amartha telah menyalurkan pendanaan kepada 284,581 perempuan pelaku usaha mikro yang berada di 4100 desa. Dana yang Amartha salurkan berasal dari pendana perorangan ataupun institusi," ujar Andi Taufan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Menurutnya menjadi pendana di Amartha selain meraih keuntungan yang menarik hingga 15% per tahun, sekaligus memberikan dampak sosial pada peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya para perempuan pengusaha mikro.

Berbeda dengan fintech lainnya, Amartha menyalurkan pendanaan kepada perempuan pelaku usaha mikro yang tidak memiliki akses keuangan. Pendanaan diberikan dengan metode berkelompok atau majelis dengan upaya sistem tanggung renteng, untuk meningkatkan semangat gotong royong yang dapat menekan angka gagal bayar.

"Selain melakukan pendanaan di Amartha, kami juga memberikan kesempatan untuk para pendana melakukan donasi yang akan kita salurkan untuk kegiatan sosial Amartha seperti pemeriksaan kesehatan dan kacamata gratis di seluruh pulau Jawa," terang dia.

Amartha juga memberikan pendampingan usaha kepada seluruh mitra peminjam, agar usaha dapat tumbuh dan berkembang. "Metode ini berhasil meningkatkan pendapatan perempuan mitra Amartha sebesar 60% dan mengurangi tingkat kemiskinan mitra Amartha sebesar 22 persen," jelasnya.

PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha didirikan pada tahun 2010 sebagai Lembaga Keuangan Mikro. Pada tahun 2016 Amartha bertransformasi menjadi perusahaan teknologi finansial terpercaya yang kini telah memiliki izin usaha dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelaku Bisnis Fintech...
Pelaku Bisnis Fintech P2P Lending Bagikan Tips agar Calon Borrower Tak Gagal Bayar
OJK Masih Berlakukan...
OJK Masih Berlakukan Moratorium Perizinan Fintech, Ini Alasannya
Salurkan Pembiayaan...
Salurkan Pembiayaan Rp 3,9 Triliun, Fintech P2P Lending Ini Menegaskan Posisinya
Di Tengah Pandemi, Penyaluran...
Di Tengah Pandemi, Penyaluran Pinjaman Akseleran Tumbuh 12,6%
Sinergi Mendukung Kemitraan...
Sinergi Mendukung Kemitraan Fintech P2P di Kawasan ASEAN
COO MotionBanking Teddy...
COO MotionBanking Teddy Tee: Kebutuhan Pinjaman di Tengah Pandemi Tinggi
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
3 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
3 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved