Akselerasi Inklusi Keuangan, Menko Darmin Manfaatkan Fintech

Senin, 23 September 2019 - 18:44 WIB
Akselerasi Inklusi Keuangan,...
Akselerasi Inklusi Keuangan, Menko Darmin Manfaatkan Fintech
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, inklusi keuangan masih menjadi program utama pemerintah dalam perekonomian. Pasalnya berdasarkan data Bank Dunia pada 2017 menunjukkan rasio tabungan terhadap PDB (gross saving ratio) Indonesia baru mencapai 31%, lebih rendah dari Singapura dan China yang berada pada level 46%, bahkan Thailand pada level 34%.

Rasio simpanan nasional yang tinggi akan menstabilkan sistem keuangan dan menaikkan keseimbangan eksternal dari ekonomi suatu negara. Lantaran itu terang Darmin, kenapa pemerintah meluncurkan Strategi Keuangan Nasional Inklusif (SKNI) melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2016. Dengan tujuan semua segmen populasi memiliki akses dan dapat menggunakan layanan institusi keuangan formal.

“Innovation for Inclusion sangat relevan, karena kami terus melanjutkan perjalanan inklusi keuangan dengan membentuk SNKI. Kami percaya jika inovasi melalui teknologi dan pengadopsian lainnya akan membantu mempercepat tercapainya inklusi keuangan,” kata Menko Darmin Nasution dalam acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di Jakarta, Senin (23/9/2019).

Berdasarkan data Findex, jumlah penduduk dewasa yang memiliki akses pada institusi finansial di Indonesia meningkat dari sekitar 36% pada 2014 menjadi 48,9% pada 2017. Data versi OJK mencatat pada 2017 mencapai 68,7%.

“Namun, hasil kedua survei tersebut memperlihatkan masih terdapat sisa persentase yang besar dari orang dewasa yang belum memiliki rekening bank ataupun akses ke layanan keuangan lainnya. Untuk itu, masih diperlukan layanan keuangan yang lebih aman, mudah dan terjangkau, yang dapat dipenuhi dengan adanya teknologi dan inovasi yang dilakukan oleh perusahaan fintech,” ujar Menko Darmin.

Dalam beberapa tahun ke belakang, jumlah perusahaan fintech khususnya yang bergerak di bidang pembayaran dan pinjaman terus meningkat signifikan. Hal tersebut menumbuhkan agen fintech yang lebih banyak lagi.

“Dari informasi yang saya dapatkan jumlah agen fintech yaitu lebih dari 5 juta agen dalam jangka waktu tiga tahun ini. 70% dari mereka memberikan layanan kepada populasi yang belum tersentuh akses perbankan. Sehingga, kami percaya bahwa fintech dan agennya dapat berkontribusi terhadap pencapaian keuangan inklusif,” paparnya.

Menko Darmin pun menyampaikan harapannya untuk industri fintech di nusantara ini, yakni fintech dapat menyediakan optimisme baru yang dapat memperlancar proses inklusi keuangan, khususnya kepada populasi yang masih belum tersentuh inklusi keuangan, jadi dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. “Untuk menambah keuntungan maksimal, perusahaan fintech harus mempunya hubungan dengan sektor riil, jadi mampu menciptakan ekosistem ekonomi digital," tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gandeng Fintech P2P,...
Gandeng Fintech P2P, Bank Sampoerna Perluasan Layanan Keuangan Digital
Bulan Inklusi Keuangan...
Bulan Inklusi Keuangan 2022, Fintech P2P Ini Genjot Literasi melalui Berbagai Media
Membangun Kesadaran...
Membangun Kesadaran dan Pemahaman Masyarakat Terhadap Produk Fintech Lending
Indonesia Fintech Summit...
Indonesia Fintech Summit Dorong Inklusi Keuangan
Perkuat Sinergi dan...
Perkuat Sinergi dan Inklusi Keuangan, Indonesia Fintech Summit 2022 Digelar di Bali
Pentingnya Edukasi Pengelolaan...
Pentingnya Edukasi Pengelolaan Keuangan di Tengah Pertumbuhan Pesat P2P Lending
Berita Terkini
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
16 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
39 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
Infografis
Inilah 7 Sosok Potensial...
Inilah 7 Sosok Potensial Calon Menteri Keuangan Kabinet Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved