Revolusi Industri 4.0 Ubah Pasar Tenaga Kerja, Indonesia Belum Aman

Senin, 23 September 2019 - 21:58 WIB
Revolusi Industri 4.0...
Revolusi Industri 4.0 Ubah Pasar Tenaga Kerja, Indonesia Belum Aman
A A A
JAKARTA - Era revolusi industri 4.0 menunjukkan adanya perubahan drastis di tren industri, dimana perkembangannya tidak lagi linear melainkan bersifat eksponensial. Transformasi pasar tenaga kerja yang menjadi lebih dinamis dinilai membuat posisi Indonesia saat ini belum aman.

"Posisi Indonesia saat ini masih belum aman, karena terdapat transformasi pasar kerja ke arah lebih dinamis yang mengakibatkan adanya transformasi industri per sektor. Hal ini mengakibatkan perubahan karakter bisnis, dimana ada beberapa jenis pekerjaan konvensional yang menghilang, namun juga muncul jenis pekerjaan, keterampilan, dan keahilian baru," ujar Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker Bambang Satrio Lelono di Jakarta, Senin (23/9/2019).

Sambung Bambang menjelaskan, bahwa tren ini terlihat dari yang dulunya taksi merajai transportasi darat, sekarang digeser oleh adanya transportasi online. Saat ini juga muncul profesi yang belum pernah terdefinisi sebelumnya, seperti Youtuber, Web Developer, Web Designer, dan pekerjaan lainnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial Anton J. Supit menjelaskan, bahwa Indonesia memerlukan SDM unggul yang adaktif, karena ketidakcocokan sisi tenaga kerja dan sisi pasar adalah salah satu masalah kritis negara saat ini.

"Saat ini banyak perusahaan teknologi di Indonesia kekurangan tenaga kerja, karena kurangnya pasokan dan kurangnya konsentrasi dalam pendidikan formal seperti universitas. Selain itu, sektor pertanian juga paling disorot karena ada ketidakcocokan antara pendidikan dan pekerjaan," lanjut Anton.

Ia memaparkan, bahwa untuk mewujudkan pengembangan SDM hingga ke level tersebut, perlu ada kolaborasi berbagai pihak yang menjadi kunci sukses menghadapi perubahan, yaitu kolaborasi antara pihak nasional melalui Komite Pelatihan dan Pendidikan Vokasi Nasional. Ditambah pihak daerah melalui Komite Vokasi Daerah, yang kemudian akan dilanjutkan dengan pelatihan di perusahaan.

"Pihak Komite Pelatihan dan Pendidikan Vokasi Nasional berperan untuk mengembangkan kerangka, kurikulum, dan standarisasi di pendidikan vokasi (sekolah) dan pelatihan vokasi melalui Balai Latihan Kerja(BLK) maupun Lembaga Pelatihan Kerja(LPK). Sementara itu, Komite Vokasi Daerah akan mengawasi pelaksanaan, supervisi, dan memberikan rekomendasi dalam pelatihan di perusahaan, yang nantinya perusahaan akan memberikan umpan balik/feedback terhadap sekolah dan BLK/LPK," tutur Anton.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Upaya Mencetak 17.358...
Upaya Mencetak 17.358 Tenaga Kerja Lokal Terampil
Menaker: SKKNI Diharapkan...
Menaker: SKKNI Diharapkan Dongkrak Daya Saing Perfilman Indonesia
Pacu Ekonomi, Kemenperin...
Pacu Ekonomi, Kemenperin Perkuat SDM Teknologi Kertas
Kemenperin Suplai SDM...
Kemenperin Suplai SDM dari Sekolah Vokasi di Indonesia Timur
Global Skill Center...
Global Skill Center Percepat Pengembangan Kualitas Tenaga Kerja Indonesia
Pekerja RI Kebanyakan...
Pekerja RI Kebanyakan Hanya Lulusan SD dan SMP, Bukti Kekuatan SDM Masih Rendah?
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
57 menit yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
2 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
3 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
4 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas di Indonesia...
10 Universitas di Indonesia Ini Lulusannya Gampang Dapat Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved