Kemenperin Suplai SDM dari Sekolah Vokasi di Indonesia Timur
Minggu, 20 Juni 2021 - 17:03 WIB
loading...
Kemenperin mendukung pertumbuhan industri di wilayah timur Indonesia. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Untuk mendukung pertumbuhan industri di wilayah timur Indonesia, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) terus mencetak SDM Industri melalui sekolah dan kampus vokasi yang ada di Sulawesi.
BPSDMI memiliki 2 Sekolah Menengah Kejuruan, 2 Politeknik, 1 Akademi Komunitas (AK) di wilayah Sulawesi yang telah mencetak setidaknya 1.187 lulusan kompeten dan siap kerja yang terserap tidak hanya di wilayah Sulawesi namun tersebar di seluruh Indonesia.
Baca Juga : Klaten Disiram 50 Ribu Butir Telur, Airlangga Ungkap Tantangan Industri Unggas
Dalam mendukung pertumbuhan Industri, maka kebutuhan akan tenaga kerja industri yang tidak hanya level operator, namun pula level supervisor dan supertintendant juga harus dipenuhi. Pemenuhannya melalui lulusan pendidikan tingi.
Kepala BPSDMI Kemenperin, Arus Gunawan, menjelaskan bahwa Kemenperin membangun beberapa unit pendidikan tinggi berbentuk Politenik dan Akademi Komunitas di Kawasan Industri dan Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri di Indonesia, salah satunya ada di Bantaeng dan Morowali.
“Pendirian Politeknik dan Akademi Komunitas di Kawasan Industri akan mendukung tersedianya SDM Industri yang tentu saja akan mendukung iklim investasi di wilayah itu,” kata Arus dalam keterangn rilisnya di sela-sela kunjungan kerjanya di kampus AK Bantaeng, Minggu (20/6/2021).
BPSDMI memiliki 2 Sekolah Menengah Kejuruan, 2 Politeknik, 1 Akademi Komunitas (AK) di wilayah Sulawesi yang telah mencetak setidaknya 1.187 lulusan kompeten dan siap kerja yang terserap tidak hanya di wilayah Sulawesi namun tersebar di seluruh Indonesia.
Baca Juga : Klaten Disiram 50 Ribu Butir Telur, Airlangga Ungkap Tantangan Industri Unggas
Dalam mendukung pertumbuhan Industri, maka kebutuhan akan tenaga kerja industri yang tidak hanya level operator, namun pula level supervisor dan supertintendant juga harus dipenuhi. Pemenuhannya melalui lulusan pendidikan tingi.
Kepala BPSDMI Kemenperin, Arus Gunawan, menjelaskan bahwa Kemenperin membangun beberapa unit pendidikan tinggi berbentuk Politenik dan Akademi Komunitas di Kawasan Industri dan Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri di Indonesia, salah satunya ada di Bantaeng dan Morowali.
“Pendirian Politeknik dan Akademi Komunitas di Kawasan Industri akan mendukung tersedianya SDM Industri yang tentu saja akan mendukung iklim investasi di wilayah itu,” kata Arus dalam keterangn rilisnya di sela-sela kunjungan kerjanya di kampus AK Bantaeng, Minggu (20/6/2021).
Lihat Juga :