Tingkatkan Kualitas Layanan Penerbangan, AirNav Manado Hadirkan ILS

Jum'at, 27 September 2019 - 03:29 WIB
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan Penerbangan, AirNav Manado Hadirkan ILS
A A A
MANADO - Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia Cabang Manado berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan navigasi penerbangan.

General Manager AirNav Cabang Manado, Danan Suseno, menjelaskan untuk fasilitas yang ada di Manado yang bisa dikatakan baru sebenarnya adalah ada instrument landing system (ILS).

"Ini merupakan suatu alat bantu navigasi pesawat di saat hendak mendarat. ILS memandu pesawat dalam dua dimensi. Yang pertama horisontal. Kedua vertikal. Sehingga kalau horisontal, bagaimana dia bisa lurus sampai di garis tengahnya dari landasan pacu," ujarnya, Kamis (26/9/2019).

Kemudian, sambung dia, kalau yang vertikal itu bagaimana supaya ada slope yang aman untuk mendarat sehingga tidak terlalu menukik atau tidak terlalu landai.

"Kalau landai juga khusus di Manado ini ada bukit-bukit di bawah sehingga ILS ini sangatsangat membantu pilot untuk melakukan pendaratan dengan nyaman," jelasnya.

Sistem pendekatan instrumen darat ini sangat penting. Karena memberikan panduan kepada sebuah pesawat yang mendekati landasan. Ini berlaku pada semuanya tapi khusus di Manado maupun daerah lain yang memiliki kountur bukit-bukit yang banyak, pilot sendiri tentu akan takut terlebih pada kondisi misalnya cuaca kurang bagus dan lainnya.

"Karena kalau kita pakai ILS, dia hanya melihat pada instrumen saja. Jadi katakanlah kondisi di luar gelap tetap dia akan mengikuti petunjuk indikator. Dan dia akan dipandu agar pilot mengetahui jarak pesawat terhadap area pendaratan (touchdown zone) pada runway," ujarnya.

Pemanduan dilakukan untuk mengatur posisi kanan kiri (center line) pesawat, sehingga dapat landing dengan tepat di garis tengah landasan. Bahkan tidak terlalu ke pinggir maupun tidak terlalu ke tengah atau tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah.

"Harapan kami, sistem ini dapat membantu pengelolaan keselamatan penerbangan yang lebih efektif sehingga dapat memberikan jaminan pelayanan keselamatan penerbangan lebih baik," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
AirNav Kerjasama dengan...
AirNav Kerjasama dengan Filipina untuk Tingkatkan Konektivitas Regional
AirNav Catat Balon Udara...
AirNav Catat Balon Udara Liar Turun Drastis
Ada Balon Udara Liar,...
Ada Balon Udara Liar, AirNav Terbitkan NOTAM
Menteri Erick Thohir...
Menteri Erick Thohir Tunjuk Dirut Baru AirNav Indonesia
AirNav Uji Coba Prosedur...
AirNav Uji Coba Prosedur Baru, Efisiensi Biaya Operasional Maskapai Dihitung
Pergerakan Pesawat Penumpang...
Pergerakan Pesawat Penumpang Mulai Lepas Landas
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
55 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
58 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved