AirNav Catat Balon Udara Liar Turun Drastis
Senin, 01 Juni 2020 - 23:21 WIB
loading...
Ilustrasi tradisi menerbangkan balon udara saat Lebaran. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia, mencatat penurunan signifikan dari laporan pilot (pilot report) mengenai gangguan balon udara liar pada periode Lebaran ini dibandingkan Lebaran tahun lalu.
Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Sukarno, mengatakan hingga saat ini pihaknya hanya menerima tiga laporan pilot mengenai gangguan balon udara liar selama periode Lebaran 2020.
"Kami menerima tiga laporan pilot mengenai gangguan balon udara liar, turun drastis dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Hari pertama Lebaran tahun lalu saja, kami sudah menerima 30 laporan pilot mengenai balon udara. Total selama periode Lebaran 2019, kami menerima 59 laporan pilot mengenai gangguan balon udara," ujar Pramintohadi di Jakarta, Senin (1/6/2020).
Ia mengatakan, selama tiga tahun terakhir terdapat tren penurunan laporan pilot mengenai gangguan balon udara yang cukup signifikan. Ada Balon Udara Liar, AirNav Terbitkan NOTAM
"Periode Lebaran tahun 2018, kami masih menerima 112 laporan pilot mengenai gangguan balon udara. Kemudian turun hampir setengahnya menjadi 59 laporan pada 2019 dan pada periode Lebaran ini menjadi tiga laporan. Kami akan terus bekerja keras hingga angkanya menjadi nol laporan," ungkapnya.
Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Sukarno, mengatakan hingga saat ini pihaknya hanya menerima tiga laporan pilot mengenai gangguan balon udara liar selama periode Lebaran 2020.
"Kami menerima tiga laporan pilot mengenai gangguan balon udara liar, turun drastis dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Hari pertama Lebaran tahun lalu saja, kami sudah menerima 30 laporan pilot mengenai balon udara. Total selama periode Lebaran 2019, kami menerima 59 laporan pilot mengenai gangguan balon udara," ujar Pramintohadi di Jakarta, Senin (1/6/2020).
Ia mengatakan, selama tiga tahun terakhir terdapat tren penurunan laporan pilot mengenai gangguan balon udara yang cukup signifikan. Ada Balon Udara Liar, AirNav Terbitkan NOTAM
"Periode Lebaran tahun 2018, kami masih menerima 112 laporan pilot mengenai gangguan balon udara. Kemudian turun hampir setengahnya menjadi 59 laporan pada 2019 dan pada periode Lebaran ini menjadi tiga laporan. Kami akan terus bekerja keras hingga angkanya menjadi nol laporan," ungkapnya.
Lihat Juga :