Data Manufaktur AS Mengecewakan, Rupiah Tekan Dolar

Rabu, 02 Oktober 2019 - 11:01 WIB
Data Manufaktur AS Mengecewakan,...
Data Manufaktur AS Mengecewakan, Rupiah Tekan Dolar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah bangkit memukul dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu (2/10/2019). Data Bloomberg mencatat rupiah pada pukul 10.45 WIB, menguat 28 poin atau 0,20% ke level Rp14.187 per USD.

Sesi pembukaan, rupiah langsung rebound atau berbalik menguat 4 poin atau 0,03% ke level Rp14.212 per USD, setelah pada Selasa kemarin ditutup melemah 21 poin atau 0,15% ke level Rp14.216 per USD.

Senada dengan itu, data Yahoo Finance mencatat rupiah perkasa 20 poin atau 0,14% ke level Rp14.185 per USD, setelah pada penutupan Selasa kemarin berada di level Rp14.205 per USD.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Rabu ini, menetapkan kurs tengah rupiah di Rp14.207 per USD, melemah 11 poin atau 0,08% dari posisi Rp14.196 per USD pada Selasa kemarin.

Dolar terpukul setelah data manufaktur AS bulan September berada di angka 47,8%, dibawah prediksi ekonom yaitu di angka 50,2%. Melansir MarketWatch, ini merupakan hasil terburuk sejak Juni 2009. Angka dibawah 50% menunjukkan kontraksi.

Hasil data manufaktur yang negatif dan uji coba rudal Korea Utara, membuat situasi global semakin tidak pasti. Ini membuat investor mencari instrumen mata uang safe haven lainnya yaitu yen Jepang dan franc Swiss, serta emas.

Melansir dari Reuters, indeks USD pun tertekan ke level 99,087, setelah mencapai level tertinggi di angka 99,667 pada sesi sebelumnya. Francs Swiss pun menguat menjadi USD0,9923 dan yen Jepang bertenaga menjadi 107,64 yen.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Hari Ini, Rupiah Diprediksi...
Hari Ini, Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Rupiah Melemah 60 Poin...
Rupiah Melemah 60 Poin ke Rp15.455 per USD
Berita Terkini
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
13 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
19 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
34 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
37 menit yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Resign: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
40 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
41 menit yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved