Produk Sunindo Adipersada Mendunia, Boneka Buatannya Hadir di Kongres PBB
Kamis, 03 Oktober 2019 - 15:09 WIB
Produk Sunindo Adipersada Mendunia, Boneka Buatannya Hadir di Kongres PBB
A
A
A
JAKARTA - Eksistensi boneka buatan PT. Sunindo Adipersada telah mendunia, kali ini mereka hadir di sidang tahunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang telah berlangsung pekan lalu. Hal tersebut terkait dalam pencalonan Indonesia menjadi anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022 yang dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla dan beberapa Menteri terkait.
Sunindo sendiri mendukung pemerintah dalam menyiapkan souvenir (boneka) yang diberikan keseluruh negara peserta sidang PBB di New York, Amerika kemarin. Souvenir boneka buatan Sunindo tersebut terdiri dari 5 macam binatang asal Indonesia, antara lain adalah Badak, Burung Kenari, Orang Utan, Kakaktua dan Pari Manta atau biasa disebut Mantaray.
"Kami menyampaikan terima kasih diberikan kesempatan untuk menyediakan souvenir boneka di sidang tahunan PBB beberapa hari yang lalu. Tentunya secara tidak langsung ini merupakan promosi untuk industri mainan Indonesia dikenal lebih luas lagi di seluruh dunia," kata CE0 Sunindo Adipersada Iwan Tjen dalam keterangan resminya, Kamis (3/10/2019).
Lebih lanjut, dia menekankan Sunindo ke depannya siap mendukung Pemerintah dalam berbagai agenda internasional melalui souvenir boneka. Sunindo Adipersada juga dipilih oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebagai proyek percontohan Program Pendampingan dalam mengimplementasikan revolusi industri 4.0.
"Kami ingin bersinergi kembali, baik dengan pemerintah maupun pihak swasta yang ingin berinvestasi bersama, untuk meningkatkan kuota ekspor ke luar secara lebih banyak lagi," sambungnya.
Optimisme pun diusung Iwan Tjen, setelah hadirnya boneka Sunindo sebagai souvenir pemerintah Indonesia di ajang sidang PBB di New York kemarin, Menurutnya hal itu bakal berdampak positif terhadap industri kreatif di tanah air untuk termotivasi menjual daya saingnya ke luar negeri.
"Responnya positif. Banyak negara yang mengikuti sidang PBB kemarin menyukai souvenir boneka buatan kami. Beberapa di antaranya bahkan baru tahu bahwa Indonesia memiliki produsen boneka yang mendunia. Saya yakin industri kreatif kita akan maju, karena pemerintah juga tengah mendorong dan memberikan kesempatan yang luas bagi pelaku bisnis non migas atau kreatif untuk dikenal serta bersaing secara global," ujar Iwan.
Lantaran itu, terang dia bersama pemerintah maupun pihak industri mainan lainnya, Sunindo siap mendorong sekaligus meningkatkan value ekspor ke berbagai negara lainnya. Dalam waktu dekat ini, boneka Sunindo Adipersada juga kembali hadir di Trade Expo Indonesia 2019 (TEI) pada pertengahan Oktober nanti di Indonesia Convention Exhibition (ICE BSD) Serpong, Tangerang, bersama ratusan industri binsis kreatif didalam Negeri lainnya.
"Sunindo Adipersada dan anak perusahaan kami lainnya akan hadir di TEI 2019. Disana kami akan mengadakan transaksi bisnis dengan pelaku mainan Amerika dan beberapa negara lainnya," pungkasnya.
Sunindo sendiri mendukung pemerintah dalam menyiapkan souvenir (boneka) yang diberikan keseluruh negara peserta sidang PBB di New York, Amerika kemarin. Souvenir boneka buatan Sunindo tersebut terdiri dari 5 macam binatang asal Indonesia, antara lain adalah Badak, Burung Kenari, Orang Utan, Kakaktua dan Pari Manta atau biasa disebut Mantaray.
"Kami menyampaikan terima kasih diberikan kesempatan untuk menyediakan souvenir boneka di sidang tahunan PBB beberapa hari yang lalu. Tentunya secara tidak langsung ini merupakan promosi untuk industri mainan Indonesia dikenal lebih luas lagi di seluruh dunia," kata CE0 Sunindo Adipersada Iwan Tjen dalam keterangan resminya, Kamis (3/10/2019).
Lebih lanjut, dia menekankan Sunindo ke depannya siap mendukung Pemerintah dalam berbagai agenda internasional melalui souvenir boneka. Sunindo Adipersada juga dipilih oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebagai proyek percontohan Program Pendampingan dalam mengimplementasikan revolusi industri 4.0.
"Kami ingin bersinergi kembali, baik dengan pemerintah maupun pihak swasta yang ingin berinvestasi bersama, untuk meningkatkan kuota ekspor ke luar secara lebih banyak lagi," sambungnya.
Optimisme pun diusung Iwan Tjen, setelah hadirnya boneka Sunindo sebagai souvenir pemerintah Indonesia di ajang sidang PBB di New York kemarin, Menurutnya hal itu bakal berdampak positif terhadap industri kreatif di tanah air untuk termotivasi menjual daya saingnya ke luar negeri.
"Responnya positif. Banyak negara yang mengikuti sidang PBB kemarin menyukai souvenir boneka buatan kami. Beberapa di antaranya bahkan baru tahu bahwa Indonesia memiliki produsen boneka yang mendunia. Saya yakin industri kreatif kita akan maju, karena pemerintah juga tengah mendorong dan memberikan kesempatan yang luas bagi pelaku bisnis non migas atau kreatif untuk dikenal serta bersaing secara global," ujar Iwan.
Lantaran itu, terang dia bersama pemerintah maupun pihak industri mainan lainnya, Sunindo siap mendorong sekaligus meningkatkan value ekspor ke berbagai negara lainnya. Dalam waktu dekat ini, boneka Sunindo Adipersada juga kembali hadir di Trade Expo Indonesia 2019 (TEI) pada pertengahan Oktober nanti di Indonesia Convention Exhibition (ICE BSD) Serpong, Tangerang, bersama ratusan industri binsis kreatif didalam Negeri lainnya.
"Sunindo Adipersada dan anak perusahaan kami lainnya akan hadir di TEI 2019. Disana kami akan mengadakan transaksi bisnis dengan pelaku mainan Amerika dan beberapa negara lainnya," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :