IHSG Diprediksi Balik Menguat, Pilih 6 Saham Ini

Jum'at, 04 Oktober 2019 - 08:29 WIB
IHSG Diprediksi Balik...
IHSG Diprediksi Balik Menguat, Pilih 6 Saham Ini
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat ini secara teknikal diperkirakan berbalik menguat alias rebound. Perdagangan Kamis lalu, IHSG ditutup turun 16,90 poin atau 0,28% ke level 6.038,53.

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah menuju ke area oversold atau jenuh jual.

"IHSG hari ini terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi rebound. Sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. ADRO
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada level 1225-1275, dengan target harga secara bertahap di level 1295, 1370, 1470, 1700 dan 1930. Support: 1185.

2. ASII
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 6300-6500, dengan target harga secara bertahap di level 6550, 6675, 6950 dan 7125. Support: 6200.

3. BBNI

Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area 6800-7000, dengan target harga di level 7275, 7550, 7775, 8250 dan 8625. Support: 7000.

4. BBTN

Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area 1880-1910, dengan target harga secara bertahap di level 1985, 2160 dan 2660. Support: 1850.

5. JSMR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 5275-5475, dengan target harga secara bertahap di level level 5625, 5850, 6025 dan 6750. Support: 5275 dan 4950.

6. MAPI

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 120 dan 200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 935-960, dengan target harga secara bertahap di level 970, 1015 dan 1060. Support: 935 dan 925.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Berita Terkini
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
1 jam yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
2 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
3 jam yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
4 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved