Sejak 2017, Alsintan di Bangka Selatan Dikelola Brigade

Jum'at, 11 Oktober 2019 - 00:07 WIB
Sejak 2017, Alsintan...
Sejak 2017, Alsintan di Bangka Selatan Dikelola Brigade
A A A
JAKARTA - Kabupaten Bangka Selatan mengoptimalkan peran Brigade Alsintan. Sejak tahun 2017 hingga saat ini, penyerahan atas bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian langsung dirumahkan di Brigade Alsintan yang berlokasi di Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Bangka Selatan.

Hal ini berbeda jika diperbandingkan sebelum tahun 2017, yang mana semua bantuan alsintan akan diterima secara langsung oleh kelompok tani dan dikelola secara langsung oleh gabungan kelompok tani (gapoktan) sesuai dengan kebutuhan dan proposal yang dilampirkan.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Bangka Selatan, Suhadi, menyebutkan perubahan dilakukan dengan pertimbangan beberapa faktor yaitu kekhawatiran tidak maksimalnya pengawasan, pemeliharaan dan sebagainya.

"Dengan adanya Brigade Alsintan, lokasi alsintan bisa terpusat di kantor dinas dan semua gapoktan bisa merasakan penggunaan alatnya," ujar Suhadi, Kamis (10/10/2019).

Jika biasanya, lanjut Suhadi, alsintan digunakan sendiri oleh gapoktan setelah pengajuan, maka saat ini semua gapoktan bisa meminjam alat yang ada dan tersedia di brigade.

Dengan perubahan ini, dia berharap kebutuhan alat yang dibutuhkan petani di desa-desa bisa disuplai dan akan dikelola oleh gapoktan atau usaha pelayanan jasa alsintan (UPJA) yang ada di desa bersangkutan.

Untuk peminjaman, Suhadi menyatakan pihaknya akan memberikan jangka waktu kepada peminjam yang diwakili oleh gapoktan atau UPJA dengan penyerahan berita acara pinjam pakai.

Terkait dengan pengajuan pinjam pakai, Dinas Pertanian Bangka Selatan akan melayani peminjaman dengan semaksimal mungkin.

"Meskipun begitu, kami akan tetap memantau dan pemgawasi penggunaan alat yang dipinjam oleh petani," ujarnya.

Suhadi menambahkan, ketika petani masih meminjam dan waktu pinjaman sudah habis, maka petani bisa meminta perpanjangan waktu sehingga ketahuan penggunaannya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, mengatakan semua alat mesin pertanian (alsintan) yang ada di Brigade Alsintan harus dalam keadaan yang siap pakai dan fit.

Ketika kelompok tani baik itu gabungan kelompok tani (gapoktan) atau UPJA ingin meminjam alat-alat pertanian, Brigade Alsintan harus selalu memberikan alat yang baik dan siap digunakan.

"Kami juga harapkan kepada peminjam ketika melakukan pengajuan peminjaman dapat mengembalikan alsintan dengan keadaan yang fit sama seperti ketika dipinjamkan," kata Sarwo Edhy.

Ketika alat yang dipinjam oleh kelompok tani dikembalikan dalam keadaan yang kurang baik, maka mereka diminta untuk melakukan perbaikan terlebih dulu sebelum dikembalikan.

"Dengan prosedur yang seperti ini, kami berharap para peminjam dapat bertanggungjawab dengan alat yang digunakan dengan kesadaran bersama," ujarnya.

Terkait dengan perawatan alsintan yang ada di Brigade Alsintan, Sarwo menyebutkan Pemda setempat sudah memiliki anggaran tersendiri sebagai biaya untuk peremajaan alsintan yang terparkir di Dinas Pertanian Bangka Selatan.

"Kami terus dorong agar alsintan dikelola secara profesional. Berorientasi bisnis tidak masalah asal tidak disalahgunakan dan tidak dibiarkan menganggur," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anggaran Bengkel Alsintan...
Anggaran Bengkel Alsintan Rp738 Juta per Desa, Buat Apa Saja?
Ubah Mindset Petani...
Ubah Mindset Petani di Food Estate dengan Alsintan
Genjot Produktivitas...
Genjot Produktivitas Pertanian, Pemerintah Dukung Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian lewat KUR
DPR: Jaga Produktivitas,...
DPR: Jaga Produktivitas, Bengkel Alat Pertanian Harus Didukung
Kejagung Periksa Tiga...
Kejagung Periksa Tiga Saksi dugaan Korupsi Alat Pertanian Kementan
Kejari Cirebon Tahan...
Kejari Cirebon Tahan Dua ASN Terkait Korupsi Alsintan Kementan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved