Kaum Perempuan Diajak Lihat Peluang Usaha dari Produk Kecantikan

Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:42 WIB
Kaum Perempuan Diajak...
Kaum Perempuan Diajak Lihat Peluang Usaha dari Produk Kecantikan
A A A
JAKARTA - Bisnis produk kecantikan terus meningkat seiring banyaknya orang yang datang ke klinik, maupun salon kecantikan untuk mendapatkan perawatan khusus. Semuanya demi terlihat cantik di hadapan banyak orang.

Rupa-rupa produk skincare pun kian variatif ditawarkan dengan jenis dan keunggulan yang sangat kompetitif. Nah ketatnya persaingan di bidang personal care itu menjadi celah bisnis tersendiri bagi PT Multi Prestasi Mas (MPM), produsen produk skincare dan kosmetik MPM Beauty yang telah eksis selama 20 tahun terakhir di Indonesia.

Melalui produk kecantikan dan kosmetik, perusahaan menciptakan peluang berwirausaha dengan sistem penjualan langsung (direct selling) yang menyasar kaum hawa (80%) sebagai pelaku usahanya.

Studi bertema “Women Career Advancement in Public Service” (2012) terhadap perempuan Indonesia mencatat, perempuan Indonesia cenderung memilih untuk tetap dekat dengan rumah karena adanya tanggung jawab keluarga. Mereka juga diklaim cenderung menolak pekerjaan jika pekerjaan tersebut menjauhkan mereka dari rumah.

Studi lain berjudul “Women’s Leadership in Indonesia: Current Discussion, Barriers and Existing Stigma” (2016) menyatakan, rerata perempuan Indonesia menjaga komitmen domestik sebelum terlibat dalam kegiatan lain. Dalam survei itu juga disebut 39% perempuan Indonesia berhenti kerja kantoran karena ingin waktu kerja yang lebih fleksibel, serta 35% melepas karier di kantor karena ingin mencari uang lebih banyak.

“Karena itu, MPM membuka peluang usaha, terutama untuk perempuan dengan produk kecantikan yang diproduksi menggunakan bahan alami, selain juga mengandalkan teknologi pada setiap produknya,” ucap Chief Marketing Officer PT Multi Prestasi Mas Raphael Michael saat temu media di pameran Cosmobeaute Indonesia 2019 di Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Michael mengatakan, pabriknya siap menyuplai rangkaian produk skincare mulai dari whitening day cream, night cream, serum, facial wash dan toner. Juga ragam produk kosmetik seperti lipstick, lipcream dan bedak. Perusahaan sudah dipercaya sejak puluhan tahun lalu oleh beberapa brand klinik ternama seperti BeautyLab, Animate, Local dan lain masih banyak lainya.

“Banyak dokter spesialis kulit yang bekerja sama dengan perusahaan kami dalam pembuatan paketan skincare. Setiap lini produksi produk menggunakan teknologi terkini dan proses yang ketat, termasuk uji mikrobiologi untuk memastikan end user mendapatkan produk sehat dan berkualitas,” klaim Michael.

Disebutkannya, untuk memulai usaha, rangkaian skincare senilai Rp30 juta bisa menjadi langkah awalnya. “Sistemnya beli putus. Kami memberikan harga pabrik, pricing silakan ditentukan sendiri disesuaikan dengan target pasar dan spesifikasi produknya,” ujarnya.

Peluang ini terbuka bagi siapapun khususnya pelaku bisnis produk kecantikan (pemilik brand), distributor, klinik, dan salon. Menariknya, konsumen bebas menentukan merek produk sendiri.

Pabrikan menargetkan sekitar 3-6 bulan pemilik usaha sudah bisa memiliki brand skincare ataupun kosmetiknya sendiri. “Bedanya kami dengan yang lain, setiap partner boleh menggunakan merek sendiri dengan izin BPOM. Terkait izin edar BPOM kami akan bantu hingga tuntas dan clear, sehingga produknya legal,” janjinya.

Calon pebisnis sebelumnya juga akan dibekali ragam informasi produk. Selanjutnya, kreativitas Anda dalam memasarkan produk kecantikan akan menentukan keberhasilan berwirausaha di bidang kecantikan ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Optimistis Industri...
Optimistis Industri Kecantikan Tumbuh, Klinik Kecantikan Ini Luncurkan 3 Produk Baru
Un5toppable: Somethinc...
'Un5toppable': Somethinc Ajak Beauty Enthusiasts Eksplorasi Dunia Kecantikan Tanpa Batas
SP Beaute Luncurkan...
SP Beaute Luncurkan 8 Produk Perawatan Kulit
Kolaborasi Thailand-Indonesia...
Kolaborasi Thailand-Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Sektor Kesehatan dan Kecantikan
SKIN1004 Hadirkan Pop-up...
SKIN1004 Hadirkan Pop-up Store Pertama di Indonesia
Re-Opening Cabang Pertama...
Re-Opening Cabang Pertama Adelinee Wolter Monginsidi
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
39 menit yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
52 menit yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
1 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
2 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
2 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
11 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved