Ekonom Sebut Keputusan BI Pangkas Suku Bunga Sudah Tepat

Kamis, 24 Oktober 2019 - 21:36 WIB
Ekonom Sebut Keputusan...
Ekonom Sebut Keputusan BI Pangkas Suku Bunga Sudah Tepat
A A A
JAKARTA - Senior Vice President and Chief Economist BNI, Ryan Kiryanto, mengatakan penurunan suku bunga Bank Indonesia ke level 5% merupakan keputusan tepat. Dengan pertimbangan utamanya untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi nasional disaat tekanan eksternal belum mereda. Rendahnya inflasi juga menjadi pertimbangan.

"Keputusan Rapat Dewan Gubernur BI ini tepat karena sifat kebijakan yang longgar atau dovish ini mencerminkan counter cyclical policy dan ahead the curve policy oleh BI untuk menjadi buffer perlambatan ekonomi," kata Ryan di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Dengan penurunan ini, harapannya perbankan akan mengikuti arah suku bunga acuan sehingga kebijakan makroprudensial BI (pelonggaran LTV KPR dan KKB mulai 2 Desember nanti) menjadi lebih efektif.

"Lagi-lagi hal ini butuh dukungan dari kebijakan fiskal yang juga harus bersifat counter cyclical supaya policy mixed antara BI dan Kemenkeu sinkron dan harmonis," ungkapnya.

Yang mejadi catatan, kata Ryan, keputusan RDG BI kali ini mendahului keputusan the Fed pada pertemuan (FOMC) mendatang yang belum tentu menurunkan fed fund rate.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI dan The Fed Pangkas...
BI dan The Fed Pangkas Suku Bunga, Perbankan Kapan?
BI Ungkap Alasan Naikkan...
BI Ungkap Alasan Naikkan Suku Bunga Acuan 6,25%
BI dan The Fed Diprediksi...
BI dan The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga hingga Juni 2024
The Fed dan BI Diproyeksi...
The Fed dan BI Diproyeksi Pangkas Suku Bunga Tiap Bulan hingga Akhir 2024
The Fed Bawa Angin Segar,...
The Fed Bawa Angin Segar, Suku Bunga BI Bisa Turun
BI Diproyeksi Pangkas...
BI Diproyeksi Pangkas Suku Bunga 50 Bps Imbas The Fed Tak Lagi Agresif
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved