Setelah Menguat 10 Hari Beruntun, IHSG Pulang Terjun 1,38%

Jum'at, 25 Oktober 2019 - 16:43 WIB
Setelah Menguat 10 Hari...
Setelah Menguat 10 Hari Beruntun, IHSG Pulang Terjun 1,38%
A A A
JAKARTA - Setelah melaju selama 10 hari, kekuatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti. Pada perdagangan Jumat (25/10/2019), IHSG ditutup rugi 87,30 poin atau 1,38% ke level 6.252,34.

Awal perdagangan, IHSG dibuka memperpanjang kenaikan dengan bertambah 2,96 poin atau 0,05% ke level 6.342,61. Namun, menjelang sesi penutupan pertama, IHSG berbalik melemah hingga akhir dagang. Jumat ini, indeks bergerak di 6.243,35-6.348,32.

Seluruh indeks sektoral melemah pada akhir pekan ini. Sektor industri dasar memimpin pelemahan dengan ambruk 2,79%. Aneka industri merosot 1,92%, manufaktur melemah 1,82%, dan infrastruktur jatuh 1,38%.

Sektor keuangan melemah 1,38%. Sektor konsumen juga terkoreksi 1,10%. Sektor perdagangan dan jasa serta sektor tambang masing-masing turun 0,86%. Sektor properti dan konstruksi melambat 0,85%. Terakhir, sektor perkebunan melemah 0,23%.

Dari 635 saham yang diperdagangkan, 256 terkoreksi, 211 diam di tempat, dan 168 naik. Nilai transaksi saham Rp16,47 triliun dari 26,91 miliar unit saham. Transaksi bersih asing Rp469,19 miliar, dengan aksi beli asing Rp4,32 triliun melawan aksi jual asing Rp3,85 triliun.

Pelemahan IHSG seiring aksi ambil untung (profit taking) yang dilakukan pelaku pasar. Ya, setelah 10 hari perdagangan selalu menang, pelaku pasar mencari untung atas kemenangan berturut-turut selama 10 hari. Sepanjang 10 hari, IHSG sudah naik 5,25%.

Sementara itu, pasar saham di Asia Pasifik ditutup menguat karena investor mencari petunjuk perkembangan negosiasi dagang Amerika Serikat dan China, serta rencana Brexit Inggris dari Uni Eropa.

Pasar menyambut positif pernyataan Wakil Presiden AS Mike Pence dalam pidatonya, yang mengatakan tentang masa depan hubungan AS dan China. "AS tidak mencari konfrontasi dengan China dan tidak ingin menahan perkembangan China".

Melansir dari CNBC, Jumat (25/10/2019), hal tersebut membuat indeks Nikkei 225 Jepang bertambah 0,22% menjadi 22.799,81 dan indeks Topix naik 0,29% menjadi 1.648,44.

Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,11% menjadi 2,087,89. Bursa Australia ASX200 naik 0,68% menjadi 6.739,20, dengan sebagian besar sektor saham menguat.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng turun 0,49% ke level 26.667,39, berbanding terbalik dengan pasar saham China daratan yang menguat. Indeks Shanghai naik 0,48% menjadi 2.954,93, bursa Shenzhen membalikkan kerugian untuk diperdagangkan naik 0,99% pada 1,632.40.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dibayangi Wall Street,...
Dibayangi Wall Street, Bursa Saham Asia Mayoritas Perkasa
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah, Bursa Asia Rontok Berjamaah
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat Tipis Saat Bursa Asia Tergelincir
IHSG Dibuka Tergelincir...
IHSG Dibuka Tergelincir Iringi Kejatuhan Bursa Utama Asia
IHSG Ditutup Ambruk...
IHSG Ditutup Ambruk 1,37% Saat Bursa Asia Terkapar
IHSG Sesi Pagi Menghijau...
IHSG Sesi Pagi Menghijau Saat Bursa Asia Rontok
Berita Terkini
Ekonom: Gubernur BI...
Ekonom: Gubernur BI Mundur Picu Volatilitas Pasar Jangka Pendek
31 menit yang lalu
Efek Gubernur BI Mundur,...
Efek Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS
49 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Waktu...
Tips MotionTrade: Waktu yang Tepat untuk Menjual Reksa Dana
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah usai Gubernur BI Mundur
2 jam yang lalu
Terungkap! Ini Alasan...
Terungkap! Ini Alasan Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI
3 jam yang lalu
Feel Good Network Bangun...
Feel Good Network Bangun Ekosistem Kreatif Asia Tenggara melalui Innercircle dan BRICKS
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved