Kucuran Rp7,6 Triliun Dorong Percepatan Infrastruktur 5 Destinasi Pariwisata

Sabtu, 26 Oktober 2019 - 18:26 WIB
Kucuran Rp7,6 Triliun...
Kucuran Rp7,6 Triliun Dorong Percepatan Infrastruktur 5 Destinasi Pariwisata
A A A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerangkan, telah menyiapkan Rp7,6 triliun dalam tahun anggaran 2019 untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di 5 destinasi pariwisata prioritas. Sambung dia mengungkapkan, anggaran ini terbagi dalam pagu belanja beberapa kementerian dan lembaga (K/L).

Sementara untuk tahun depan, Menteri Basuki mengatakan jumlahnya masih akan dibahas lebih lanjut di masing-masing kementerian dan lembaga tersebut. “Untuk kebutuhan Rp7,6 triliun di APBN 2019. Ini hanya lima destinasi itu ya,” jelasnya di Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Adapun lima destinasi pariwisata yang menjadi fokus pemerintah, yakni Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (Nusa Tenggara Timur), dan Likupang (Sulawesi Utara). Basuki juga menjelaskan, infrastruktur akan terus dilanjutkan pada destinasi tersebut.

"Dengan demikian beliau-beliau (para menteri) bisa menyusun program. Ini yang kita terjemahkan untuk supaya segera, agar apa yang nanti kita bangun bisa dimanfaatkan oleh Menpar, Menteri BUMN, dan didukung oleh kepala BKPM," kata Basuki.

Sementara itu, Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, dari segi investasi, Presiden Jokowi berpesan agar investor yang masuk bisa fokus ke lima destinasi wisata tersebut. “Kemudian arahnya kalau kita giring untuk mana yang jadi skala prioritas, investasi saya pikir sudah sangat baik, dan kasih kami waktu karena kami akan lakukan pemetaan," kata Bahlil.

Selanjutnya Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi juga menuturkan, ketika destinasi tersebut harus dilakukan secara bersama. Ia juga mengingatkan Menteri BUMN Erick Thohir agar bisa mengajak perusahaan BUMN dan swasta agar turut berinvestasi di lima destinasi wisata.

"Tidak mungkin kita mengandalkan dana APBN saja. Apalagi dengan kompetensi dan tugas-tugas baru, Kementerian BUMN harus menjangkau dan kolaborasi dengan swasta untuk turut serta berinvestasi," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyek 5 Destinasi Super...
Proyek 5 Destinasi Super Prioritas Dipastikan Tetap Berjalan
Mengenal 5 Destinasi...
Mengenal 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia!
Sandiaga Usung KPBU...
Sandiaga Usung KPBU untuk Percepat 5 Destinasi Super Prioritas
Wishnutama: Destinasi...
Wishnutama: Destinasi Super Prioritas Tetap Jadi Proyek Strategis Nasional
Pacu Kreativitas, Kementerian...
Pacu Kreativitas, Kementerian PUPR Gelar Lomba Video Infrastruktur 2021
Sederet Inovasi untuk...
Sederet Inovasi untuk Bali dan 5 Destinasi Super Prioritas
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
40 menit yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
1 jam yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
2 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
5 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
5 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
5 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved