Sederet Inovasi untuk Bali dan 5 Destinasi Super Prioritas
Senin, 04 Januari 2021 - 08:01 WIB
loading...
Ilustrasi kawasan wisata Mandalika di Nusa Tenggara Barat. Foto/Dok Kemenparekraf
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan akan melakukan berbagai inovasi untuk pengembangan pariwisata di Bali dan lima destinasi super prioritas. Inovasi yang akan dilakukan salah satunya dari sisi teknologi.
Adapun lima destinasi super prioritas yaitu Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, dan Likupang di Minahasa Utara, Sulawesi Utara
"Kami akan fokus pada beberapa strategi utama. Diantaranya inovasi, teknologi, big data, platform virtual, hybrid event, dan target pasar wisatawan nusantara yang segmented yang kita arahkan kepada milenial dan Generasi Z," ujar Sandi dalam diskusi virtual “Vaksin & Kebangkitan Pariwisata Indonesia”, Minggu (3/1/2021).
(Baca juga: Sempurnakan Kawasan Pariwisata, Menparekraf Sandi Uno Minta Dukungan 3 Menteri )
Selain itu, perubahan dari pariwisata yang berbasis kuantitas ke quality tourism. "Ke depan sesuai diskusi sama Pak Gubernur Bali bahwa kita akan fokus kepada pariwisata berbasis kualitas, budaya, kearifan lokal, berkelanjutan dan pariwisata yang sehat," sambungnya.
Adapun lima destinasi super prioritas yaitu Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, dan Likupang di Minahasa Utara, Sulawesi Utara
"Kami akan fokus pada beberapa strategi utama. Diantaranya inovasi, teknologi, big data, platform virtual, hybrid event, dan target pasar wisatawan nusantara yang segmented yang kita arahkan kepada milenial dan Generasi Z," ujar Sandi dalam diskusi virtual “Vaksin & Kebangkitan Pariwisata Indonesia”, Minggu (3/1/2021).
(Baca juga: Sempurnakan Kawasan Pariwisata, Menparekraf Sandi Uno Minta Dukungan 3 Menteri )
Selain itu, perubahan dari pariwisata yang berbasis kuantitas ke quality tourism. "Ke depan sesuai diskusi sama Pak Gubernur Bali bahwa kita akan fokus kepada pariwisata berbasis kualitas, budaya, kearifan lokal, berkelanjutan dan pariwisata yang sehat," sambungnya.
Lihat Juga :