Genjot Kegiatan Riset Demi Menopang Daya Saing Industri

Minggu, 27 Oktober 2019 - 00:16 WIB
Genjot Kegiatan Riset...
Genjot Kegiatan Riset Demi Menopang Daya Saing Industri
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong peningkatan kegiatan penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan inovasi yang dapat menopang daya saing industri nasional. Langkah strategis ini sejalan dengan implementasi program prioritas yang terdapat pada peta jalan Making Indonesia 4.0.

Oleh karena itu, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) sebagai lembaga think tank di lingkungan Kemenperin, menyadari sepenuhnya bahwa balai-balai di bawah binaannya akan memainkan peran yang besar di era industri 4.0. Tidak hanya diharapkan sebagai inventor, namun juga akan menjadi problem solver bagi perusahaan industri dan masyarakat.

“Dalam rangka pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di bidang industri 4.0 serta sebagai lembaga riset pengujian teknologi, Kemenperin tengah membangun Digital Capability Center yang disebut Pusat Inovasi Digital Industri (PIDI) 4.0 di Permata Hijau, Jakarta Selatan,” kata Kepala BPPI Ngakan Timur Antara di Jakarta, Sabtu (26/10)

Sambung Ngakan menjelaskan, tidak hanya menjadi showcase, PIDI 4.0 juga akan berfungsi untuk mendampingi perusahaan industri bertransformasi ke arah digitalisasi yang selaras dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0. “Kami dorong menjadi lembaga riset dan pengujian teknologi siap pakai untuk industri,” terangnya.

Oleh karena itu, Ia juga berharap, balai-balai di bawah BPPI dapat mengambil peran sentral untuk fokus melakukan kegiatan R&D yang menopang penerapan industri 4.0. “Contohnya, Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) yang diarahkan agar lebih fokus pada R&D di bidang rekayasa material fungsional, diversifikasi energi dan storage system, serta teknologi informasi di bidang industri 4.0,” sebutnya.

B4T sendiri sedang giat meneliti daur ulang limbah baterai jenis ion lithium. Penelitian tersebut menjadi penting karena dalam pengembangan kendaraan listrik, 60 persen kuncinya ada pada pengolahan baterai.

Kepala B4T Budi Susanto menyatakan, untuk mendukung pengembangan industri prioritas sebagaimana diamanatkan dalam inisiatif Making Indonesia 4.0, B4T telah menyusun roadmap penelitian terkait daur ulang limbah baterai ion lithium untuk tahun 2020-2024.

“Diharapkan melalui rangkaian penelitian tersebut, akan ditemukan metode yang tepat untuk melakukan daur ulang limbah baterai ion lithiumsehingga dapat mengurangi ketergantungan impor dan konsumsi lithium alami,” ungkapnya.

Selain itu dapat menanggulangi dampak negatif yang mungkin ditimbulkan kepada lingkungan karena baterai merupakan salah satu limbah berbahaya buat lingkungan yang pembuangannya mesti diolah dengan saksama.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Swiss Dukung...
Pemerintah Swiss Dukung Pengembangan Vokasi Industri RI
NEC Indonesia-Kemenperin...
NEC Indonesia-Kemenperin Teken MoU Pengembangan SDM Industri 4.0
RI-Jepang Pacu SDM Industri...
RI-Jepang Pacu SDM Industri Otomotif Kompeten Teknologi 4.0
Dorong Pertumbuhan Industri,...
Dorong Pertumbuhan Industri, BPSDMI Kemenperin Gelar Diklat di 7 Kota
Komitmen Tingkatkan...
Komitmen Tingkatkan SDM Perkapalan Nasional, Kemenperin Gelar Pelatihan Kapal
Syarat Industri Maju,...
Syarat Industri Maju, Menperin: SDM Harus Mumpuni
Berita Terkini
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
10 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal
21 menit yang lalu
Brand Footprint 2026,...
Brand Footprint 2026, Lemonilo Raih Fastest Growing On the Go Snack
35 menit yang lalu
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
1 jam yang lalu
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
2 jam yang lalu
3 Cara Cek Emas Asli...
3 Cara Cek Emas Asli untuk Menghindari Kerugian Finansial
2 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved