Pemerintah Swiss Dukung Pengembangan Vokasi Industri RI
Selasa, 22 Juni 2021 - 19:17 WIB
loading...
Kemenperin memiliki 9 Sekolah Menengah Kejuruan, 10 Politeknik dan 2 Akademi Komunitas yang berbasis kompetensi dan memilki spesialiasi sektor Industri. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Swiss mendukung pengembangan pendidikan tinggi vokasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI).
Dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul terutama di Sektor Industri, BPSDMI berkomitmen untuk menyelenggarakan program-program pengembangan SDM Industri yang salah satunya melalui pendidikan vokasi industri.
Kepala BPSDMI, Arus Gunawan memaparkan bahwa Kemenperin memiliki 9 Sekolah Menengah Kejuruan, 10 Politeknik dan 2 Akademi Komunitas yang berbasis kompetensi dan memilki spesialiasi sektor Industri yang mengimplementasikan Pendidikan Sistem Ganda (Dual System) yang diadposi dari negara Eropa, termasuk Swiss. Swiss sudah lama mendukung pendidikan vokasi di Indonesia.
Baca Juga : Kemenperin Percepat 6,1 Juta UMKM Go Digital
Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan dan Tengah bersama dengan Kepala Swiss Secretariat for Economic Cooperation (SECO), Phillip Orga dan tim proyek S4C atau Skill For Competitiveness.
Dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul terutama di Sektor Industri, BPSDMI berkomitmen untuk menyelenggarakan program-program pengembangan SDM Industri yang salah satunya melalui pendidikan vokasi industri.
Kepala BPSDMI, Arus Gunawan memaparkan bahwa Kemenperin memiliki 9 Sekolah Menengah Kejuruan, 10 Politeknik dan 2 Akademi Komunitas yang berbasis kompetensi dan memilki spesialiasi sektor Industri yang mengimplementasikan Pendidikan Sistem Ganda (Dual System) yang diadposi dari negara Eropa, termasuk Swiss. Swiss sudah lama mendukung pendidikan vokasi di Indonesia.
Baca Juga : Kemenperin Percepat 6,1 Juta UMKM Go Digital
Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan dan Tengah bersama dengan Kepala Swiss Secretariat for Economic Cooperation (SECO), Phillip Orga dan tim proyek S4C atau Skill For Competitiveness.
Lihat Juga :