Pipa BBM Terbakar, Proyek Kereta Cepat Diminta Ulang Pemetaan

Minggu, 27 Oktober 2019 - 02:11 WIB
Pipa BBM Terbakar, Proyek...
Pipa BBM Terbakar, Proyek Kereta Cepat Diminta Ulang Pemetaan
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan peta pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung tidak komprehensif. Hal ini setelah proyek kereta cepat tersebut diyakini menjadi penyebab terbakarnya pipa BBM milik Pertamina di sisi Tol Purbaleunyi arah Cileunyi, Buah Batu KM 130, Cimahi, Jawa Barat, Selasa (22/10)lalu.

Lantaran hal itu, Budi Karya meminta seluruh stakeholder yang memiliki aset di wilayah pembangunan tersebut, termasuk PLN untuk berkoordinasi atau membuat pemetaan ulang. "Ini kan pemetaannya yang tidak komprehensif. Jadi kita minta, kontraktor, kepada Pertamina, PLN, dibuat jalur infrastruktur yang ada dan itu akan dijadikan pola kerja yang akan dia (KCIC) lakukan," kata Menhub di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Sabtu (26/10).

Dia melanjutkan selama ini tidak ada peta yang menjadi acuan pembangunan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China tersebut, sehingga kecelakaan pembangunan itu bisa terjadi. "Saya khawatir peta-peta daripada jaringan itu tidak ada. Jadi (harus) ada rapat koordinasi peta jaringan, dipetakan, baru bekerja sesuai dengan itu," ungkapnya.

Soal koordinasi antara PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC dengan Pertamina, Budi mengaku tidak mengetahui secara pasti. Karena, Kementerian Perhubungan bukan merupakan yang bertanggung jawab memimpin pembangunan tersebut.

"Karena lead dari pembangunan itu tidak di saya, saya memang tidak mengikuti (soal koordinasi). Tapi bahwa KCIC, kita support penuh kalau koordinasi antar lembaga itu," ucapnya.

Ke depan, dia mengatakan hanya bisa memberikan arahan kepada stakeholder yang melakukan pembangunan proyek kereta cepat itu saja. "Nanti mungkin bisa kita minta untuk dikumpulkan semua stakeholder agar saling berkoordinasi," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tuai Kontroversi, Ini...
Tuai Kontroversi, Ini 5 Fakta Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Catat! Harga Tiket Kereta...
Catat! Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dijual Rp125-Rp250 Ribu di 3 Tahun Awal
Kereta Cepat Jalani...
Kereta Cepat Jalani Tes November 2022, KCIC: Kado Spesial HUT Kemerdekaan ke-77
Kereta Cepat Jakarta-Bandung:...
Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Cermin Hubungan Diplomatik, Perdagangan, dan Perindustrian
Update Terbaru Kereta...
Update Terbaru Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Bisa Dipakai Akhir 2022
Mengulik Spesifikasi...
Mengulik Spesifikasi dan Teknologi Canggih Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
115.000 Tiket Mudik...
115.000 Tiket Mudik Lebaran Kereta Cepat Whoosh Terjual!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved