Tingkatkan Bisnis UMKM, Ratusan Pelaku Usaha di Bandung Dapat Pendampingan

Minggu, 27 Oktober 2019 - 18:08 WIB
Tingkatkan Bisnis UMKM,...
Tingkatkan Bisnis UMKM, Ratusan Pelaku Usaha di Bandung Dapat Pendampingan
A A A
BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) bersama Pemerintah Kota Bandung melakukan sinergitas dengan menggelar program pendampingan terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan merealisasikan program UMKM Juara.

Pendampingan dilakukan kepada sekitar 150 pelaku usaha, oleh sekitar 25 pendamping dan seorang koordinator. Proses pendampingan dilakukan hingga mereka naik kelas atau peningkatan kualitas produk.

Kepala Bidang Usaha Kecil Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jabar Tatang Suryana mengatakan, seorang pendamping tersebut mengakselerasi 12-13 pelaku usaha. Saat ini terdapat 150 pelaku usaha dari Kota Bandung yang mengikuti program UMKM Juara.

"Mayoritas ini lanjutan dari program Wirausaha Baru sehingga perlu ada pendampingan kembali, khususnya soal produk agar lebih inovatif dan sudah orientasi ekspor," ujarnya di Bandung, Minggu (27/10/2019).

Menurut Tatang, total UMKM yang terdaftar pada program UMKM Juara sebanyak 2.500 dengan melibatkan 200 pendamping yang tersebar di 27 kabupaten/kota. Rencananya, target UMKM Juara ditambah menjadi 3.000 pelaku usaha. "Pendampingan ini upaya kita agar pelaku usaha bisa naik kelas, yang tadinya usaha mikro jadi usaha kecil," ucapnya.

Selain pendampingan, pihaknya turut memfasilitasi temu bisnis antara UMKM dengan pengusaha besar. Temu bisnis antara UMKM dan buyer digelar berbarengan dilakukannya acara Gelar Produk dan Temu Bisnis UMKM Jabar Juara pada Sabtu dan Minggu (26-27/10/2019).

Untuk UMKM dari Kota Bandung, imbuh Tatang, buyer lebih tertarik terhadap produk fesyen dan kuliner. "Ada 50 buyer yang diundang untuk temu bisnis bersama pelaku usaha di Kota Bandung. Jadi, diharapkan nanti buyer bisa menjadi mitra," ucapnya.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Bandung Atet Dedi Handiman menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi upaya pendampingan yang dilakukan Pemprov Jabar bekerja sama dengan Pemkot Bandung dalam meningkatkan kapasitas produk UMKM.

Apalagi, kata dia, di Kota Bandung ada sekitar 140.000 UMKM namun baru 6.000 UMKM yang tercatat di Dinas Koperasi dan UMKM. Artinya masih ada sekitar 8.000 pelaku usaha yang tidak tercatat.

"Menurut data, UMKM di Kota Bandung memberi kontribusi sekitar 80% terhadap PDB. Makanya kami beri pendampingan dan gelar kriya ini rutin digelar, karena mereka memang perlu sekali untuk dibantu sosialisasikan produk. Kami berharap UMKM bisa menjadi tuan rumah di daerah sendiri," jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Teten Masduki ingin...
Teten Masduki ingin UKM di Bali Naik Kelas
Siapkan Regulasi Pasar...
Siapkan Regulasi Pasar Digital, Menkop UKM: Untuk Lindungi Produk Dalam Negeri dan UKM
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
Menjaga Lingkungan Sekaligus...
Menjaga Lingkungan Sekaligus Menghidupkan UMKM, Ini Cara Desainer Merdi Sihombing
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
4 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
4 jam yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
5 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
5 jam yang lalu
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved