IHSG Turun Tipis di Awal Sesi Iringi Lompatan Bursa Asia

Kamis, 31 Oktober 2019 - 09:50 WIB
IHSG Turun Tipis di...
IHSG Turun Tipis di Awal Sesi Iringi Lompatan Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Kamis (31/10/2019) dibuka menyusut ketika saham Asia lainnya melompat lebih tinggi. Pagi ini, IHSG turun tipis 3,84 poin atau 0,1% ke level 6.290,5.

Pada perdagangan kemarin bursa saham Tanah Air ditutup menanjak naik untuk bertahan di zona hijau. Hingga sesi sore, IHSG bertengger di 6.295,75 dengan peningkatan sebesar 14,61 poin yang setara 0,23% saat bursa utama Asia lainnya berjatuhan.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia menjelang siang tercatat sebesar Rp4,45 miliar dengan 6,39 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp191,07 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,38 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,19 triliun. Tercatat 165 saham naik, 92 saham turun dan 300 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO) naik Rp370 menjadi Rp2.200, PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) bertambah Rp350 menjadi Rp3.400 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) meningkat Rp100 menjadi Rp7.700.

Saham lainnya yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) turun Rp500 menjadi Rp55.550, PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) menyusut Rp190 ke posisi Rp2.250, dan PT Astra International Tbk. (ASII) jatuh Rp-75 menjadi Rp6.875.

Di sisi lain saham, saham Asia sebagian besar lebih tinggi dalam perdagangan Kamis Pagi setelah Federal Reserve alias Bank Sentral AS memotong suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini. Hal ini menunjukkan kemungkinan jeda dalam meredakan kebijakan moneter.

Saham daratan China terangkat pada awal sesi, dipimpin peningkatan Komposit Shanghai dengan tambahan 0,17% dan komposit Shenzhen meningkat 0,216%. Selanjutnya Indeks Hang Seng di Hong Kong juga bergerak maju 0,93%.

Indeks Kospi di Korea Selatan juga memperoleh dorongan 0,83% ketika Samsung Electronics melaporkan penghasilan yang lebih baik daripada perkiraan sebelumnya. Di Jepang, indeks Nikkei menguat tipis sebesar 0,23% dengan saham indeks kelas berat Retailing melompat lebih dari 1,5%. Sementara Indeks Topix tergelincir 0,26%.

Di tempat lain, bursa patokan Australia yakni ASX 200 menyusut 0,4%, dengan subindeks keuangan turun lebih dari 1% karena saham Australia dan New Zealand Banking Group jatuh lebih dari 3% setelah perusahaan mengumumkan bahwa keuntungan mereka terjun 7% secara YoY. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang diperdagangkan 0,61% lebih tinggi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
5 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
6 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
7 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
8 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
9 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved