Investor Menunggu Kebijakan Soal UU KPK dan Omnibus Law

Kamis, 31 Oktober 2019 - 23:13 WIB
Investor Menunggu Kebijakan...
Investor Menunggu Kebijakan Soal UU KPK dan Omnibus Law
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal mengatakan para investor menanti kebijakan pemerintah dalam kepastian hukum. Kebijakan yang dipilih akan menjadi momentum kedua setelah sebelumnya dalam pemilihan kabinet tidak terlalu menarik.

"Tahap pertama adalah pemilihan kabinet dan tahap kedua adalah kebijakan yang dilakukan seperti revisi UU KPK dan omnibus law yang direncanakan. Sedangkan dalam pemilihan kabinet sentimen investor masih cenderung netral atau menunggu," ujar Fithra di Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Dia mengatakan Indonesia harus mencontoh Vietnam yang menjadi pilihan utama investasi dibandingkan Indonesia. Menurutnya, itu karena pemerintah Vietnam menggunakan pendekatan kebijakan yang pro investasi dan dilakukan secara terpusat.

Strategi deregulasi dan debirokratisasi seharusnya menjadi strategi jangka pendek yang disegerakan. Hal ini termasuk pemberantasan korupsi dengan kepastian hukum.

"Vietnam menggunakan pendekatan pertama menarik investasi dengan kebijakan yang pro investasi. Sedangkan soal infrastruktur dan SDM sebagai pendekatan jangka menengah dan panjang," ucapnya. (Baca Juga: Genjot Investasi, 74 UU Bakal Direvisi Menjadi Omnibus Law )

Dia juga mengingatkan isu revisi UU KPK menjadi penting karena itu merupakan persepsi publik tentang pemberantasan korupsi yang juga bahaya bagi investasi. Sedangkan rencana omnibus law merupakan aturan hukum untuk menyelesaikan berbagai aturan hukum yang materinya sama melalui satu pintu. Karena itu kepastian hukum sangat signifikan untuk menarik investasi demi mencapai pertumbuhan ekonomi 6%.

"Momentumnya hanya sampai 2030 untuk bisa keluar dari middle income trap. Dan kita butuh investasi hingga Rp35.000 triliun sampai 2024. Momentum pertumbuhan kita terbatas," ujarnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Revisi UU Omnibus Law...
Revisi UU Omnibus Law Jadi Daya Tarik Investor
Geger Demo Tolak Omnibus...
Geger Demo Tolak Omnibus Law, Bahlil: Belum Ada Investor Asing Kabur dari RI
Kemenhub: Omnibus Law...
Kemenhub: Omnibus Law Kita Dukung Selama Menguntungkan Investasi
Pikat Investor, Pengamat...
Pikat Investor, Pengamat Nilai UU Ciptaker Bisa Pacu Investasi di Tanah Air
Apindo Sebut Investor...
Apindo Sebut Investor Sambut Baik Lahirnya UU Cipta Kerja
Usai Omnibus Law Disahkan,...
Usai Omnibus Law Disahkan, Apa Benar RI Laris Diserbu Investor?
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
3 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
3 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
4 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
4 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved