Bahlil Beberkan Penyebab Penurunan Tenaga Kerja

Kamis, 31 Oktober 2019 - 23:45 WIB
Bahlil Beberkan Penyebab...
Bahlil Beberkan Penyebab Penurunan Tenaga Kerja
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan pertumbuhan realisasi investasi pada kuartal III 2019 mencapai Rp205,7 triliun, alias naik 18,4% secara year on year (yoy). Adapun pertumbuhan realisasi investasi sepanjang Januari-September 2019 mencapai Rp601,3 triliun atau naik 12,3% secara yoy. Angka ini telah mencapai 75,9% dari target tahun 2019.

Sayangnya, kenaikan realisasi investasi ini tidak dibarengi dengan kenaikan jumlah tenaga kerja. Serapan tenaga kerja pada periode Januari-September 2019 mencapai 703.296 orang. Jumlah ini lebih rendah dari periode yang sama tahun 2018 sebesar 704.813 orang.

Terkait menurunnya jumlah serapan tenaga kerja, Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, menerangkan hal ini adalah hal biasa. "Turun tipis, cuma beda sedikit itu. Ya, biasa saja ini ada yang padat karya ada yang mesin. Jadi saya pikir bukan substantif," kata Bahlil Lahadalia di Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Menurut Bahlil, penurunan ini disebabkan alih teknologi dari manual ke mesin. Di saat industri masih proses konstruksi, industri akan membutuhkan tenaga manual (manusia). Namun ketika industri sudah berkembang, industri tersebut pasti akan membutuhkan mesin karena kapasitas produksi semakin banyak dan membutuhkan waktu cepat.

"Awalnya di tempat itu masih manual, tapi masa manual terus pasti kan perusahaan butuh mesin-mesin. Begitu butuh mesin sebagai alat bantu, ada pemangkasan tenaga kerja," ujar dia. "Dan saya pikir enggak ada apa-apa lah 1.000 orang tuh. Enggak usah dipertentangkan lah ya," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyerapan Lapangan...
Penyerapan Lapangan Kerja Baru Turun di Tengah Pandemi Corona
Investasi Terdongkrak...
Investasi Terdongkrak Serap 295.387 Tenaga Kerja, Bahlil: Kita Push Betul
Serapan Tenaga Kerja...
Serapan Tenaga Kerja Masih Jauh dari Target, Bahlil: Enggak Gampang Bos!
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Bahlil: Kalau Sayang...
Bahlil: Kalau Sayang Negara atau Daerah, Sampaikan Data yang Benar
Rayu Investor Inggris,...
Rayu Investor Inggris, Kepala BKPM Iming-imingi Omnibus Law
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved