Bursa Asia Bergerak Maju Saat IHSG Tergelincir di Akhir Sesi

Jum'at, 01 November 2019 - 16:56 WIB
Bursa Asia Bergerak...
Bursa Asia Bergerak Maju Saat IHSG Tergelincir di Akhir Sesi
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Jumat (1/11/2019) ditutup tergelincir untuk semakin terpuruk ke zona merah. Hingga akhir sesi, IHSG bertengger di 6.207,19 usai anjlok 21,13 poin atau -0,34%.

Sebelumnya IHSG pada perdagangan siang ini berkutat di zona merah usai kehilangan -23,74 poin yang setara -0,38% ke level 6.204,58. Setelah pagi tadi dibuka merosot 11,590 poin atau 0,186% menjadi 6.216,73 poin, dari 6.228,32 pada akhir Kamis (31/10) kemarin.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp9,14 triliun dengan 18,81 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp215,30 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,74 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,52 triliun. Tercatat sebesar 157 saham menguat, 321 melemah dan 144 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp325 menjadi Rp17.825, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) bertambah Rp250 menjadi Rp14.000 dan Waran Seri I Pool Advista Finance Tbk. (POLA-W) melonjak Rp210 ke posisi Rp1.000.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) turun Rp250 menjadi Rp4.250, PT Astra International Tbk. (ASII) menyusut Rp150 menjadi Rp6.800 serta BISI International Tbk. (BISI) lebih rendah Rp80 menjadi Rp1.250.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, sebagian besar bursa saham Asia bergerak maju pada perdagangan pertama bulan November di tengah kekhawatiran alan potensi kesepakatan perdagangan antara China dan Amerika Serikat. Tren kenaikan terlihat pada daratan China, dimana Komposit Shanghai menguat 0,99% menjadi 2.958,20 serta mengiringi Komposit Shenzhen yang juga mencetak kenaikan 1,288% ke posisi 1.637,00.

Selanjutnya lonjakan juga terlihat pada indeks Hang Seng, Hong Kong dengan penguatan 0,57% di akhir sesi saat saham ESR Cayman melonjak dalam debut melantai di bursa saham. Sementara indeks Kospi, Korea Selatan bertambah 0,8% untuk berakhir pada level 2.100,20,

Bursa patokan Australia yakni ASX tergelincir di awal sesi untuk menyelesaikan perdagangan secara fraksional lebih tinggi menjadi 6.669,10. Melawan tren perbaikan, indeks Nikkei Jepang justru tergelincir 0,33% untuk kemudian ditutup ke level 22.850,77 untuk mengiringi pergerakan mendatar indeks Topiz di 1.666,50.

Saham perusahaan game Nintendo melonjak 7,46% setelah perusahaan mengumumkan keuntungan kuartalan melebihi harapan. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang menjadi 0,41% lebih tinggi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
3 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
4 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
5 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
5 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
6 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
8 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved