Gapensi: Perbankan Kurang Berpihak Memberi Kredit ke Pengusaha

Selasa, 05 November 2019 - 00:21 WIB
Gapensi: Perbankan Kurang...
Gapensi: Perbankan Kurang Berpihak Memberi Kredit ke Pengusaha
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), La Ode Saiful Akbar, mengeluhkan keberpihakan perbankan terhadap pengusaha dalam pengajuan kredit yang sangat minim. Hal ini mengakibatkan kontraktor kesulitan mengakses pembiayaan perbankan.

"Selama ini, pekerjaan konstruksi dipegang mayoritas oleh BUMN, jarang di tangan swasta. Persyaratan kredit perbankan memberatkan para pengusaha konstruksi, misal mewajibkan ada aset ataupun tanah dengan nilai hingga 120% dari harga kontrak," ujar La Ode dalam diskusi bertajuk "Keketatan Likuiditas dan NPL Ancam Perbankan Nasional" di Jakarta, Senin (4/11/2019).

La Ode menambahkan yang terjadi saat ini, pihak perbankan sangat minim mengucurkan pinjaman kepada para pengusaha, yang kemudian menjadi kendala bagi mereka untuk berusaha.

"Relaksasi aturan kredit perlu dipertimbangkan. Kita pinjam untuk pembangunan jalan tapi kita harus ada jaminan tanah, padahal harusnya cukup dengan menunjukkan surat kontrak resmi dengan pemerintah," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Tetap Koperasi dan UKM Kadin, Syarmila, menjelaskan berdasarkan data BPS, penopang ekonomi Indonesia sebesar 98% dari kelas UMKM, terutama di sektor tekstil.

"Pengusaha tekstil kebanyakan skala UMKM, mereka banyak yang tutuo karena pembelian rendah. Kalau kredit perbankan ini diperketat lagi, mereka tambah bermasalah," ujarnya.

Syarmila memaklumi perlambatan kredit dari perbankan, karena sistem pruden bank harus berjalan agar kredit bermasalah (NPL) tidak meninggi.

"Memang sistem pruden bank harus berjalan, tapi harus ada keberpihakan terhadap pihak UKM dan UMKM. Mereka punya kemampuan membayar atas apa yang mereka pinjam," tutur Syarmila.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Intermediasi Perbankan...
Intermediasi Perbankan Mulai Pulih, KPR dam Kredit UMKM Memimpin
Penyaluran Kredit UMKM...
Penyaluran Kredit UMKM Meningkat, Koperasi KII Dipercaya Salurkan Dana Rp200 Miliar
Bank Indonesia Catat...
Bank Indonesia Catat Penyaluran Kredit UMKM Rp1.195 Triliun di April 2022
BI Beberkan Sektor Apa...
BI Beberkan Sektor Apa Saja yang Utangnya Mulai Menggeliat
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
1 jam yang lalu
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
3 jam yang lalu
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
4 jam yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
4 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
5 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
6 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved