Pertumbuhan Hanya 5,02%, Ekonom: Sederhanakan Regulasi

Selasa, 05 November 2019 - 16:30 WIB
Pertumbuhan Hanya 5,02%,...
Pertumbuhan Hanya 5,02%, Ekonom: Sederhanakan Regulasi
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan ekonomi di kuartal III/2019 yang hanya mencapai 5,02%. Berkaca pada capaian tersebut, ekonom menilai perlu ada kebijakan yang akomodatif baik dari sisi moneter dan fiskal dalam jangka pendek agar sisi permintaan dan produksi dapat terjaga.

"Sesuai perkiraan, pertumbuhan ekonomi kuartal III/2019 cenderung melambat menjadi 5,02% (yoy) dari kuartal sebelumnya yang sebesar 5,05% (yoy)," ujar Ekonom Bank Permata Josua Pardede saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Pemerintah, lanjut dia, perlu mempercepat pemangkasan serta penyederhanaan regulasi-regulasi yang menghambat investasi. Dia juga mendorong pembahasan Omnibus Law serta pembahasan UU Ketenagakerjaan dan UU Pertanahan agar investasi non-bangunan dari swasta diharapkan meningkat ke depannya. (Baca Juga: Ekonomi RI Kuartal III/2019 Hanya 5,02%, Pengamat: Sinyal Resesi di Depan Mata)

Josua melanjutkan, konsumsi pemerintah yang cenderung melambat pada kuartal III berimplikasi bahwa pemerintah perlu mendorong produktivitas dan efektivitas realisasi belanja bantuan sosial dan mempercepat realisasi belanja modal sehingga kontribusi belanja pemerintah dapat meningkat pada akhir tahun.
"Pada kuartal IV tahun ini, konsumsi diperkirakan akan kembali meningkat ditopang faktor Hari Raya Natal dan Tahun Baru serta serta ekspektasi terjaganya inflasi. Selain itu, konsumsi pemerintah juga diperkirakan akan kembali meningkat sejalan dengan pola belanja pemerintah pusat dan daerah yang cenderung meningkat pada akhir tahun," katanya.

Dia berharap investasi juga membaik seiring dengan berlanjutnya kembali pembangunan infrastruktur di beberapa daerah, baik pembangunan baru maupun lanjutan pembangunan periode sebelumnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menjaga Pertumbuhan...
Menjaga Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi
Inflasi Terkendali,...
Inflasi Terkendali, Rupiah Stabil: Pemerintah Jaga Kepercayaan Investor
Jokowi: Pertumbuhan...
Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Masih Minus
Pemerintah Proyeksikan...
Pemerintah Proyeksikan Perekonomian Nasional 2023 Tumbuh 5,3 Persen
Pemerintah Sepakati...
Pemerintah Sepakati Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Berita Terkini
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
21 menit yang lalu
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
10 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
10 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
10 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
11 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
11 jam yang lalu
Infografis
Hanya 2 Kapal Perusak...
Hanya 2 Kapal Perusak Angkatan Laut Inggris yang Bisa Beroperasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved