Politikus PDIP Nilai Tepat Langkah Kemenparekraf Sikapi Isu Wisata Halal

Kamis, 14 November 2019 - 11:12 WIB
Politikus PDIP Nilai...
Politikus PDIP Nilai Tepat Langkah Kemenparekraf Sikapi Isu Wisata Halal
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi X DPR, Andreas Hugo Pareira mengatakan, dalam pertemuan informal maupun rapat kerja Komisi X dengan Menteri Pariswisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama dirinya dan beberapa anggota Komisi sudah mewanti-wanti dan mengingatkan Menparekraf untuk hati-hati dan tidak terjebak dalam isu wisata halal yang sempat muncul kurang dari setahun yang lalu, yang bukan tidak mungkin akan muncul kembali.

Menurut Andre, sapaan akrabnya, jika isu ini kembali muncul dan tidak direspon secara tepat, bukan tidak mungkin akan mengganggu kinerja Kemparekraf untuk lima tahun ke depan.

Karena kemparekraf akan disibukan dengan pro kontra isu ini, mengingat bangsa ini masih sangat rentan terhadap isu-isu identitas dan politisasi identitas dalam berbagai aspek.

"Belum lewat lewat seminggu setelah pertemuan dengan Menparekraf, benar saja, ternyata Menparekraf sudah dijebak isu wisata halal," ungkap Andre kepada SINDOnews, Kamis (14/11/2019).

Beruntung, kata Andre, menteri yang bernama lengkap Wishnutama Kusubandio itu secara cepat dan tanggap membantah, bahwa yang bersangkutan tidak pernah bicara soal wisata halal.

"Bantahan Wishnutama tepat, karena pariwisata sifatnya universal, dan prekondisi untuk daya tarik wisata universal yaitu hospitality yang berbasis kultural," tutur dia.

Politikus PDI Perjuangan ini menilai, kekeliruan kita memandang pariwisata selama ini karena melihat wisata dan tujuan wisata entah itu alam atau budaya sebagai objek. Menurutnya, dalam percakapan sehari-hari pun kita sering menggunakan istilah "objek wisata".

"Oleh karena tempat wisata objek, maka dia menjadi lahan eksploitasi industri, sekadar lahan bisnis atau bahkan lahan politisasi kepentingan identitas, seperti yang terjadi saat ini dengan isu wisata halal," papar dia.

Dilanjutkan Andre, paradigma “objek” wisata harus dirubah. Baginya, pariwisata bukan sekadar objek, tetapi pariwisata juga adalah subjek. Sehingga pariwisata adalah kapital yang harus dirawat, dibuat lebih baik, sehingga keberadaannya akan selalu memberikan nilai lebih yakni lebih untuk tempat tujuan wisata maupun masyarakat yang hidup disekitarnya.

Wakil Rakyat asal Dapil NTT ini memandang, bantahan Menparekraf yang memandang pariwisata bersifat universal dan perlu dikonservasi untuk menjaga keberlangsungan wisata dengan nilai keaslianya, baik wisata alam maupun budaya, patut diacungi jempol.

"Semoga apa yang diucapkan Menparekraf, itupun juga yang akan dilakukan dalam program-program kemparekraf lima tahun ke depan," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komisi X DPR: Hibah...
Komisi X DPR: Hibah Rp3,3 Triliun Bisa Dongkrak Pariwisata Daerah
Ajak Pariwisata Bangkit,...
Ajak Pariwisata Bangkit, Anggota Komisi X DPR RI Gelorakan Gerakan BISA
Tumbuhkan Pariwisata,...
Tumbuhkan Pariwisata, Disbudpar Kota Batam Gelar Parekraf Festival
Pelesiran ke Batam,...
Pelesiran ke Batam, Tidak Afdol Kalau Belum Kunjungi Balerang Bridge
Usai Pandemi, Sektor...
Usai Pandemi, Sektor Pariwisata Diharapkan Pulih Lebih Cepat
GTF Bisa Jadi Tonggak...
GTF Bisa Jadi Tonggak Kebangkitan Industri Pariwisata Tanah Air
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
13 menit yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
31 menit yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
1 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
2 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved