Ini Syarat Indonesia Menjadi 5 Negara Ekonomi Besar Dunia di 2045

Rabu, 20 November 2019 - 16:25 WIB
Ini Syarat Indonesia...
Ini Syarat Indonesia Menjadi 5 Negara Ekonomi Besar Dunia di 2045
A A A
JAKARTA - Indonesia emas. Harapan besar dalam 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia di tahun 2045, yaitu menjadi lima negara ekonomi besar di dunia. Sebuah cita-cita mulia yang sejatinya telah memiliki materi untuk menuju ke sana. Yaitu kekayaan alam dan bonus demografi.

Namun untuk menuju lima besar ekonomi dunia, banyak syarat yang harus dipenuhi. Pertumbuhan ekonomi yang stagnan di 5% tidaklah cukup menerbangkan Indonesia menjadi lima kekuatan utama ekonomi dunia.

"Pertumbuhan ekonomi 5% tidak cukup menjadikan Indonesia negara ekonomi besar pada 2045 seperti keinginan Presiden Joko Widodo," kata Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian, Rizal Affandi Lukman dalam acara Indonesia Economics Forum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019).

Dia pun melanjutkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia harus mencapai USD7 triliun di tahun 2045. Dan pertumbuhan ekonomi Indonesia per tahun harus mencapai 7% terhadap PDB.

"Secara kalkulasi, untuk menjadi negara ekonomi besar dengan income high country, pertumbuhan ekonomi Indonesia harus mencapai 7% secara tahunan," ucapnya.

Sementara itu, tantangan yang dihadapi Indonesia tidaklah mudah. Tahun depan, gejolak perekonomian global semakin besar, seperti masih adanya perang dagang Amerika Serikat dan China, Brexit, resesi Hong Kong, dan perlambatan ekonomi di Uni Eropa.

"International Monetary Fund (IMF) memprediksi pertumbuhan ekonomi global tahun depan akan melambat. Ini diperkirakan berimbas terhadap pertumbuhan ekspor di Indonesia, yang bisa berdampak ke pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Untuk mencegahnya, pemerintah berupaya mendorong ekspor lebih tinggi dan menarik lebih banyak investor ke Indonesia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Ramal Ekonomi...
Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI Minus, Luhut: Lebih Baik di Antara Emerging Market
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Luhut: Pemulihan Ekonomi...
Luhut: Pemulihan Ekonomi Dampak Covid-19 Butuh Waktu 5 Tahun
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
2 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
2 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
3 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
3 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
4 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved