Kedepankan Aspek Safety, Pertamina EP Gondol Patra Nirbhaya Karya Utama

Rabu, 27 November 2019 - 12:34 WIB
Kedepankan Aspek Safety,...
Kedepankan Aspek Safety, Pertamina EP Gondol Patra Nirbhaya Karya Utama
A A A
JAKARTA - Kinerja operasi PT Pertamina EP yang mengedepankan aspek safety memperoleh pengakuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). PT Pertamina EP Asset 4 dan Asset 3 berhasil meraih penghargaan Patra Nirbhaya Karya tentang Keselamatan Kerja Migas yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM.

Direktur Operasi PT Pertamina EP Chalid Said Salim mengatakan, pengelolaan aset operasi yang optimal, efektif dan efisien sangat penting untuk keberlanjutan kegiatan Hulu Pertamina di manapun. "Hal ini agar memperoleh kepercayaan dari stakeholders dan dukungan masyarakat sekitar daerah operasi," ujar Chalid dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/11/2019).

Menurut Chalid, penerapan komitmen keselamatan kegiatan operasional Pertamina EP selalu mengacu kaidah-kaidah keteknikan yang baik dan keselamatan operasi migas yang mencakup keselamatan pekerja, masyarakat umum, instalasi dan lingkungan.

Penganugerahan Patra Nirbhaya Karya diselenggarakan di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (26/11) lalu. Penghargaan diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto didampingi Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM Adhi Wibowo kepada 78 pemenang dari 69 badan usaha hulu dan hilir migas.

Adhi Wibowo dalam laporannya menyatakan, pemberian Penganugerahan Penghargaan Keselamatan Migas dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Migas No. 22 Tahun 2001, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.35 Tahun 2004, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.36 Tahun 2004 dan mengacu pada Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 516 K/38/M.PE/89.

"Pemberian Penghargaan Keselamatan Kerja Migas adalah dalam rangka pembinaan dan dimaksudkan untuk memberikan apresiasi terhadap keberhasilan suatu perusahaan dalam menjamin kelangsungan keselamatan kerja di kegiatan usaha minyak dan gas bumi," ungkapnya.

Penghargaan Bidang Keselamatan Migas Patra Nirbaya Karya diberikan kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dengan jenis usaha eksplorasi, eksploitasi, pengolahan, pengangkutan, penyimpanan dan niaga dengan tingkatan Utama, Madya dan Pratama yang berprestasi tanpa kehilangan jam kerja sebagai akibat kecelakaan dalam periode waktu tertentu serta memenuhi kriteria lainnya yang telah ditetapkan oleh Tim Penilai.

Sementara penghargaan dengan kategori Patra Karya adalah penghargaan tertinggi dari Keselamatan Migas yang diberikan kepada KKKS dan Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Hilir dengan manajemen keselamatan migas yang memiliki nilai baik, dengan menggunakan dasar penilaian meliputi leading indicator (dengan bobot 60%) dan lagging indicator (dengan bobot 40%).

Djoko Siswanto mengapresiasi prestasi yang dicapai para KKKS dan badan usaha untuk menjaga keselamatan dalam kegiatan usahanya. Kementerian ESDM, kata dia, memiliki komitmen yang kuat dalam rangka mewujudkan pengelolaan dan pemanfaatan minyak dan gas bumi yang mengutamakan aspek kualitas dan keselamatan operasi migas.

"Kami dari Ditjen Migas terus melakukan pembinaan terhadap keselamatan migas. Safety itu harus ada dan menjadi tanggung jawab masing-masing karena jika terjadi kecelakaan, tidak hanya merugikan diri sendiri, perusahaan, tetapi juga lingkungan sekitar," ujarnya.

Djoko juga mengharapkan agar pengetahuan dan semangat serta kesadaran mengenai keselamatan ini, dapat ditularkan ke lingkungan sekitar pekerja migas. "Semoga budaya safety ini bisa ditularkan ke lingkungan sekitar karena kadang-kadang kecelakaan itu disebabkan lingkungan sekitar kita yang belum mengerti tentang safety," kata Djoko.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
HSE TC Sungai Gerong...
HSE TC Sungai Gerong Sabet Penghargaan Tingkat Dunia 3 Kali Beruntun
Kilang Pertamina Cilacap...
Kilang Pertamina Cilacap Minimalkan Risiko Bahaya Kesehatan Kerja, Ini Caranya
Keselamatan Kerja di...
Keselamatan Kerja di Sektor Konstruksi: Tantangan dan Perspektif Indonesia dan Inggris
PHR Bakal Tindak Tegas...
PHR Bakal Tindak Tegas Kontraktor yang Lalai Terapkan Keselamatan Kerja
Pertamina Gas Catatkan...
Pertamina Gas Catatkan 105 Juta Jam Kerja Aman
Patuhi Prinsip HSSE,...
Patuhi Prinsip HSSE, PHE ONWJ Raih Patra Adikriya Bhumi Utama
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved