Indonesia Gandeng Investor Korea Selatan Kembangkan Mobil Terbang

Kamis, 28 November 2019 - 17:37 WIB
Indonesia Gandeng Investor...
Indonesia Gandeng Investor Korea Selatan Kembangkan Mobil Terbang
A A A
JAKARTA - Persaingan industri otomotif tidak lagi saling mengebut di darat. Pabrikan otomotif dari Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan juga berlomba untuk membuat mobil terbang, sebagai bagian dari transportasi masa depan.

Meski masih dalam prototipe, keberadaan mobil terbang dianggap cocok untuk kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Karena itu, dalam KTT ASEAN-RoK (Republic of Korea) yang dihelat di Busan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak investor Korsel untuk mengembangkan mobil terbang di Indonesia.

"Dalam pertemuan di Busan, kami membahas dengan investor otomotif Korea mengenai mobil terbang dan kendaraan otonom," ungkap Airlangga di acara Kompas CEO 100 Forum 2019 di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Ia melanjutkan, saat ini tren otomotif sudah bergerak menuju pengembangan mobil terbang. Airlangga mengatakan, sebagai negara kepulauan, mobil terbang sangat cocok untuk mengakomodir transportasi masyarakat.

"Ini bisa jadi prototipe kendaraan ke depan. Karena autonomous vehicle (mobil tanpa awak) di darat ini kalau untuk Indonesia agak kurang cocok, karena terlalu banyak pasukannya pak Nadiem (Gojek/pengguna kendaraan bermotor roda dua). Sehingga dia menjadi disruption terhadap auotonomous artificial intellegence, sehingga dengan demikian solusi bagi Indonesia adalah private air vehicle," ujar Airlangga.

Airlangga berharap pengembangan mobil terbang ini bisa dilakukan sejalan dengan masuknya Hyundai Motor Company. Hyundai telah mengumumkan rencana investasi sebesar USD1,55 miliar atau setara Rp21,8 triliun ke Indonesia.

Namun, kata Airlangga, pengembangan prototipe mobil terbang otonom di Indonesia tak akan dilakukan dalam waktu dekat. Hyundai sendiri pada fase pertama investasinya akan membangun pabrik untuk produksi mobil SUV dengan combustion engine di Bekasi, Jawa Barat.

Pada investasi fase keduanya, Hyundai akan fokus pada pengembangan pabrik pembuatan mobil listrik, pabrik transmisi, penelitian dan pengembangan, serta pusat pelatihan. "Ini (mobil terbang) belum dalam waktu dekat," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mobil Terbang Hyundai...
Mobil Terbang Hyundai untuk IKN Mulai Dites Mengudara
Hyundai dan KAI Bergabung...
Hyundai dan KAI Bergabung Hadirkan Taksi Terbang di Korea Selatan
Hyundai Siap Hadirkan...
Hyundai Siap Hadirkan Mobil Terbang pada 2030
4 Mobil dan Taksi Terbang...
4 Mobil dan Taksi Terbang yang Unjuk Gigi di CES 2024
Hyundai Percepat Pengembangan...
Hyundai Percepat Pengembangan Mobil Terbang
Uber Angkat Tangan dari...
Uber Angkat Tangan dari Proyek Prestisius Taksi Udara
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
48 menit yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
1 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
2 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
3 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
3 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved