Bank Mandiri Jadi Mitra Bank Terbaik BI dalam Pengendalian Moneter

Jum'at, 29 November 2019 - 07:03 WIB
Bank Mandiri Jadi Mitra...
Bank Mandiri Jadi Mitra Bank Terbaik BI dalam Pengendalian Moneter
A A A
JAKARTA - Bank Mandiri terus mendukung Bank Indonesia (BI) dalam mengimplementasikan kebijakan-kebijakan moneter untuk menjaga kestabilan sektor keuangan dan mendorong laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Atas hal itu, Bank Mandiri mendapat penghargaan BI Award 2019 kategori Bank Konvensional Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah dan Valas Terbaik serta Bank Pendukung Pendalaman Pasar Uang Terbaik. Bank Mandiri cabang Sorong juga terpilih menjadi Kantor Bank Pengelola Kas Titipan Terbaik.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo kepada Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto, dan Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Darmawan Junaidi serta disaksikan Presiden Joko Widodo di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (28/11) malam.

Sulaiman Arif Arianto mengatakan konsistensi Bank Mandiri dalam mendukung BI didasari oleh komitmen perseroan untuk menjadi institusi keuangan yang berperan aktif dalam penciptaan industri finansial domestik yang kuat serta mampu mendukung ekonomi nasional.

"Dalam mendukung pengendalian moneter, misalnya, kami memiliki basis nasabah eksportir yang sangat besar sehingga mampu menyediakan kebutuhan valas di pasar. Lalu, struktur pendanaan yang sangat kuat membuat Bank Mandiri mampu menyalurkan rupiah di pasar uang antar bank sehingga fluktuasi suku bunga di pasar uang antar bank relatif stabil," ujar Sulaiman.

Saat ini, Bank Mandiri juga menjadi bank pertama yang melakukan transaksi overnight index swap, dimana transaksi derivatif ini diharapkan dapat menjadi alternatif produk hedging suku bunga.

Di sisi lain, Bank Mandiri juga tercatat sebagai investor aktif dalam penerbitan Surat Berharga Komersial atau SBK yang dihidupkan kembali oleh Bank Indonesia sebagai alternative instrument pendanaan jangka pendek bagi korporasi.

"Di tahun 2019, kami menginvestasikan Rp100 miliar di SBK atau hampir 45% dari total penerbitan SBK di pasar uang yang mencapai Rp220 miliar," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Paradoks Fleksibilitas...
Paradoks Fleksibilitas dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia
Bank Indonesia Kembali...
Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
Gubernur Bank Indonesia...
Gubernur Bank Indonesia Ungkap Arah Kebijakan Moneter di 2023
BI Tetap Tahan Suku...
BI Tetap Tahan Suku Bunga Acuan di Level 6%
Thomas Djiwandono Blak-blak...
Thomas Djiwandono Blak-blak Soal Sinergi Fiskal dan Moneter di Masa Depan
Inersia Moneter: Perilaku...
Inersia Moneter: Perilaku dan Psikologi di Balik Kebijakan Bank Sentral
Berita Terkini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
8 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved