Jawab Keraguan Pengamat, Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,06%

Jum'at, 29 November 2019 - 11:23 WIB
Jawab Keraguan Pengamat,...
Jawab Keraguan Pengamat, Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,06%
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjawab keraguan pengamat dan beberapa pihak atas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksi menyusut pada tahun depan seiring dengan tingginya ketidakpastian global. Menanggapi hal itu, Menkeu menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan terjaga sesuai target di 2020.

Seperti diketahui ekonomi RI pada tahun depan seperti target dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 dipatok mencapai 5,06%. "Kita tetap di 5,06%," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Sebelumnya Direktur Program Indef, Berly Martawardaya mengkalkulasi pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan mencapai 4,8%. Angka ini lebih rendah dibandingkan target pemerintah sebesar 5,3%. "Ancaman resesi global dan perang dagang yang tak berkesudahan menjadi beberapa penyebabnya. Indonesia tidak bisa menikmati pertumbuhan ekonomi di atas 5% seperti tahun 2018," katanya.

Dia menilai kinerja ekspor yang menurun dan transmisi investasi yang tidak sederas 10 tahun lalu, membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat."Biasanya ada kenaikan investasi setelah Pemilu, tetapi karena masalah perang dagang dan geopolitik, sepertinya akan sulit buat kita alami di tahun depan," jelasnya.

Selain itu Ekonom Indef Bhima Yudhistira Adhinegara memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat dilatarbelakangi ketidakpastian ekonomi global yang membayangi hampir semua negara di dunia dalam beberapa tahun ke depan.Bahkan, beberapa negara sudah masuk jurang resesi seperti Turki dan Argentina, dengan sebagian besar lainnya sudah mengalami perlambatan ekonomi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Ekonomi Indonesia Bisa Melesat 5,7%
Wakil Menteri Keuangan...
Wakil Menteri Keuangan Beberkan Alasan Ekonomi RI Bisa Meroket 7,07%
Ekonomi Digital RI Bisa...
Ekonomi Digital RI Bisa Tembus USD65 Miliar di 2022
Ini Proyeksi Terkini...
Ini Proyeksi Terkini Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 dari Berbagai Lembaga
Sri Mulyani Bersiap...
Sri Mulyani Bersiap Hadapi Kejatuhan Ekonomi RI di Kuartal II/2020
Sri Mulyani: Hubungan...
Sri Mulyani: Hubungan Kemenkeu dan BI Esensi Penting Jaga Ekonomi RI
Berita Terkini
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
28 menit yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
1 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
1 jam yang lalu
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
1 jam yang lalu
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved