Inflasi Tahunan Melambat, Ekonom Sebut Ada Ruang Penurunan Suku Bunga

Senin, 02 Desember 2019 - 18:37 WIB
Inflasi Tahunan Melambat,...
Inflasi Tahunan Melambat, Ekonom Sebut Ada Ruang Penurunan Suku Bunga
A A A
JAKARTA - Tren inflasi tahunan yang melambat (November 2019 terhadap November 2018) jadi 3,00% dari sebelumnya 3,13% yoy diyakini ekonom membuat ruang penurunan suku bunga acuan alias BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) masih terbuka. Meski secara bulanan, inflasi pada November 2019 yakni sebesar 0,14% cenderung mengalami peningkatan.

"Hal itu membuat ruang untuk suku bunga terbuka akibat inflasi terus melambat," ujar Ekonom Bank Permata Josua Pardede saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (2/12/2019).

Sambung dia melanjutkan, kenaikan inflasi pada bulan November didorong oleh komponen volatile, yang mana mencatatkan inflasi 0,42% mom atau 5,02% yoy. Setelah pada bulan sebelumnya mencatatkan deflasi sebesar 0,47% mom atau inflasi sebesar 4,82% yoy.

"Sementara itu inflasi inti cenderung melambat pula menjadi 0,11% mom atau 3,08% yoy. Di sisi lain, sebagaimana pemerintah belum membuat perubahan terkait harga barang yang diatur, komponen barang yang diatur cenderung datar pada 0,03% mom atau 1,08% yoy," jelasnya.

Berdasarkan komponennya, bahan makanan menjadi pendorong utama dari inflasi pada bulan November ini setelah tiga bulan belakangan mengalami deflasi. Komponen bahan makanan mencatatkan inflasi 0,37%mom atau 4,97%yoy, dan berkontribusi pada 0,07 inflasi bulanan.

"Dari komponen tersebut, komponen yang terbesar dalam berkontribusi pada inflasi ialah bawang merah, tomat, dan daging ayam. Sementara itu, dari komponen ini yang berkontribusi pada deflasi ialah cabai, cabai rawit, dan ikan segar," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inflasi Rendah, Bos...
Inflasi Rendah, Bos BI Buka Peluang Turunkan Suku Bunga Lagi
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Level 6% Demi Jaga Inflasi
Rusia Termasuk, Ini...
Rusia Termasuk, Ini 5 Negara dengan Suku Bunga Acuan Tertinggi di Dunia
4 Faktor Penting kenapa...
4 Faktor Penting kenapa BI Harus Tahan Suku Bunga Acuan di Level 6,00%
Inflasi di Atas Target,...
Inflasi di Atas Target, BI Beri Sinyal Naikkan Suku Bunga Acuan
The Fed Bawa Angin Segar,...
The Fed Bawa Angin Segar, Suku Bunga BI Bisa Turun
Berita Terkini
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
8 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
34 menit yang lalu
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
1 jam yang lalu
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
2 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved