Rusia Termasuk, Ini 5 Negara dengan Suku Bunga Acuan Tertinggi di Dunia
Minggu, 24 April 2022 - 05:52 WIB
loading...
Beberapa negara maju masih menerapkan suku bunga acuan rendah. Namun, ada juga beberapa negara yang mematok suku bunga acuannya di level tertinggi, ini daftar 5 teratas. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin atau 0,25% menjadi di kisaran 0,25-0,5%. Kenaikan suku bungan ini terjadi pertama kalinya setelah lebih dari tiga tahun.
Sejak awal pandemi Covid-19 The Fed mempertahankan suku bunga acuan mendekati nol. Namun, dalam beberapa waktu ke depan The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuannya untuk mengendalikan laju inflasi AS yang kian tinggi.
Baca Juga: Saat Benteng Rusia Runtuh, Ekonomi Global Menghadapi Tatanan Dunia Baru
Sementara itu, suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI 7-Days Reserve Repo Rate sedang berada di level 3,5%, dengan selisih bunga bersih sebesar 3,25% poin dibandingkan dengan suku bunga The Fed.
Mengingat besarnya selisih bunga bersih antara BI dan The Fed, saat ini investasi dalam mata uang rupiah masih cukup menarik karena imbal hasilnya lebih baik dibandingkan dalam dolar Amerika.
Beberapa negara maju masih menerapkan suku bunga acuan rendah, seiring dengan rendahnya inflasi di negara tersebut. Hal itu sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing.
Namun, ada juga beberapa negara yang mematok suku bunga acuannya di level tertinggi. Berikut daftar 5 negara dengan suku bunga tertinggi di dunia:
1. Argentina
Berdasarkan data Tradingeconomics, suku bunga acuan bank sentral Argentina menjadi yang paling tinggi di dunia saat ini, yakni mencapai level 47% dan cenderung masih mengalami kenaikan.
Hingga 14 April, bank sentral Argentina telah menaikkan suku bunga acuannya sebanyak empat kali, setelah data inflasi yang diterbitkan pada hari sebelumnya menunjukkan harga meningkat pada laju bulanan tercepat dalam 20 tahun.
Badan Statistik Argentina melaporkan data Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Maret lalu naik menjadi 6,7%, menjadi laju bulanan tercepat sejak 2002.
Sebagai informasi kenaikan dimulai pada Mei 2018 saat bank sentral Argentina menaikkan suku bunga acuannya 675 bps menjadi 40% untuk meredam pelemahan mata uang negera tersebut. Ketika mata uang negara-negara berkembang mengalami pelemahan sehingga memaksa bank sentral untuk menaikkan suku bunga acuannya agar tidak terjadi pelarian modal.
2. Rusia
Sejak awal pandemi Covid-19 The Fed mempertahankan suku bunga acuan mendekati nol. Namun, dalam beberapa waktu ke depan The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuannya untuk mengendalikan laju inflasi AS yang kian tinggi.
Baca Juga: Saat Benteng Rusia Runtuh, Ekonomi Global Menghadapi Tatanan Dunia Baru
Sementara itu, suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI 7-Days Reserve Repo Rate sedang berada di level 3,5%, dengan selisih bunga bersih sebesar 3,25% poin dibandingkan dengan suku bunga The Fed.
Mengingat besarnya selisih bunga bersih antara BI dan The Fed, saat ini investasi dalam mata uang rupiah masih cukup menarik karena imbal hasilnya lebih baik dibandingkan dalam dolar Amerika.
Beberapa negara maju masih menerapkan suku bunga acuan rendah, seiring dengan rendahnya inflasi di negara tersebut. Hal itu sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing.
Namun, ada juga beberapa negara yang mematok suku bunga acuannya di level tertinggi. Berikut daftar 5 negara dengan suku bunga tertinggi di dunia:
1. Argentina
Berdasarkan data Tradingeconomics, suku bunga acuan bank sentral Argentina menjadi yang paling tinggi di dunia saat ini, yakni mencapai level 47% dan cenderung masih mengalami kenaikan.
Hingga 14 April, bank sentral Argentina telah menaikkan suku bunga acuannya sebanyak empat kali, setelah data inflasi yang diterbitkan pada hari sebelumnya menunjukkan harga meningkat pada laju bulanan tercepat dalam 20 tahun.
Badan Statistik Argentina melaporkan data Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Maret lalu naik menjadi 6,7%, menjadi laju bulanan tercepat sejak 2002.
Sebagai informasi kenaikan dimulai pada Mei 2018 saat bank sentral Argentina menaikkan suku bunga acuannya 675 bps menjadi 40% untuk meredam pelemahan mata uang negera tersebut. Ketika mata uang negara-negara berkembang mengalami pelemahan sehingga memaksa bank sentral untuk menaikkan suku bunga acuannya agar tidak terjadi pelarian modal.
2. Rusia
Lihat Juga :