Kementan dan IPB Kolaborasi Bangun Pertanian Berbasis Sains dan Teknologi

Rabu, 04 Desember 2019 - 13:07 WIB
Kementan dan IPB Kolaborasi...
Kementan dan IPB Kolaborasi Bangun Pertanian Berbasis Sains dan Teknologi
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan bahwa dirinya merupakan bagian dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Hal ini dikatakan Syahrul saat menghadiri Forum Silaturahmi Alumni (FSA) V IPB 2019 di Auditorium Gedung A Kementan.

"Kementan harus membuka sekat dengan pihak lain termasuk pihak kampus karena pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang memposisikan stakeholdernya sebagai mitra. Akan menjadi luar biasa seandainya mereka mampu menerjemahkan kebutuhan masyarakat dan mengakselerasinya, sehingga secara bersama mampu keluar dari tantangan yang ada," kata Syahrul.

Lebih lanjut, Mentan Syahrul menyatakan bahwa selama ini kita dihadapkan oleh berbagai tantangan, ditambah pertambahan penduduk Indonesia yang tinggi.

"Oleh karena itu, teknologi menjadi penting. Termasuk konsepsi dan manajemen pertanian dari hulu hingga hilir. Dalam gambaran ideal saya, ekosistem industri pertanian itu seperti piramida terbalik. Pelaku usaha, BUMN berada di atas. Sementara pemerintah selaku fasilitator berada di bawah," ujar Syahrul dalam keterangan resmi, Rabu (4/12/2019).

Senada dengan Syahrul, Rektor IPB, Arif Satria mengungkapkan bahwa kita sekarang menghadapi era ketidakpastian dan volatilitas yang tinggi. Oleh karena itu, kita harus menata masa depan termasuk pertanian.

"Kolaborasi adalah kunci, dan kolaborasi menuntut trust, kepercayaan sehingga akan terjadi sinergi. Tapi semuanya itu masih butuh satu hal lagi, yaitu integritas," kata Arif.

Menteri Syahrul secara terbuka mengharapkan dukungan dari IPB untuk mengatasi losses cara kerja, manajemen waktu dan pascapanen yang mencapai 10-15%.

"Kami butuh dukungan riset untuk menuntaskan persoalan itu. Bagaimana losses itu bisa kita tekan menjadi 3%, paling tinggi 5%. Sehingga bisa meningkatkan produktivitas dan memberikan margin besar bagi petani," ujar Syahrul.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni IPB, Fathan Kamil melaporkan bahwa peserta yang hadir adalah 600 yang berasal dari beberapa kluster.

"Jaringan alumni IPB tersebar di berbagai jalur dan sektor. Ada di birokrasi, profesional, BUMN, dan jalur politk. Hadirnya kami (alumni) adalah bukti IPB berkomitmen bersama dan mendukung Menteri Pertanian dan jajaran mewujudkan visi 2045 menjadi lumbung pangan dunia," kata Fathan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembangunan Embung Ditjen...
Pembangunan Embung Ditjen PSP Turut Dukung Pertanian Banyuwangi
Penyuluh Kunci Sukses...
Penyuluh Kunci Sukses Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
Pemuda Muhammadiyah...
Pemuda Muhammadiyah Terkesan Pembangunan Sektor Pertanian Era Mentan SYL
Presiden Jokowi Minta...
Presiden Jokowi Minta Pembangunan Pertanian Jadi Perhatian Bersama
Kementan Tingkatkan...
Kementan Tingkatkan Kompetensi Dosen Politeknik Pembangunan Pertanian
Kementan Dorong Generasi...
Kementan Dorong Generasi Milenial Terjun di Bidang Pertanian
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
10 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
10 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved