Literasi Sangat Rendah, Keuntungan Investasi Pasar Modal RI Lari ke Asing

Sabtu, 07 Desember 2019 - 01:17 WIB
Literasi Sangat Rendah,...
Literasi Sangat Rendah, Keuntungan Investasi Pasar Modal RI Lari ke Asing
A A A
BANDUNG - Angka literasi pasar modal di Indonesia berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih sangat rendah yakni pada kisaran 4% yang menyebabkan keuntungan bursa saham lebih banyak diminati investor luar negeri. Hal itu menurut Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Husein, lantaran sedikitnya pemahaman dan akses masyarakat terhadap pasar modal.

Beberapa tahun lalu terang dia, bahkan investor luar negeri di pasar saham cukup mendominasi. Tetapi saat ini, perbandingan investor luar negeri dan dalam negeri hampir seimbang. "Jadi keuntungan investasi pasar saham di Indonesia dalam tujuh tahun terakhir yang mencapai 100% lebih banyak lari ke luar negeri," jelas Husein pada pembukaan Gedung BEI Bandung, Jalan PH Mustopa, Kota Bandung, Jumat (6/12/2019).

Sambung dia menerangkan, angka literasi pasar modal sebesar 4% pun setelah mengalami kenaikan 50% dari tahun sebelumnya. Literasi pasar modal jauh di bawah literasi perbankan yang mencapai 70%. "Sejak awal kita sudah diberi pemahaman tentang perbankan. Jadi literasinya jauh di bawah perbankan. Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) kita bersama," ungkapnya.

Sementara terkait dengan peresmian Kantor BEI di Bandung, Husein mengharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pasar modal. Pasar modal sendiri adalah pasar untuk pihak yang membutuhkan dan menjual modal. Jadi pasar modal (BEI) adalah fasilitator.

Dia pun menyinggung rencana Pemprov Jabar menerbitkan obligasi daerah. Dimana skema pembiayaan tersebut akan membantu Pemprov Jabar membiayai pembangunan. Sehingga pembangunan nanti jangan hanya mengandalkan APBD yang nilainya sangat terbatas.

"Walaupun, untuk di Jabar saat ini masih terkendala persepsi. Di mana rencana Pemprov Jabar menerbitkan obligasi, masih menjadi polemik. Ada yang menganggap bila pemda berhutang itu gemana?. Padahal kan sama saja seperti masyarakat kredit mobil atau rumah," beber dia.

Dirut BEI Inarno Djayadi mengatakan, kantor perwakilan BEI di Bandung melengkapi 29 kantor perwakilan di seluruh Indonesia. Rencananya, kantor BEI milik sendiri seperti Bandung juga akan dibangun di Semarang dan Surabaya.

"Tujuannya ada BEI di daerah untuk edukasi dan sosialisasi. Kami juga intensif menggelar sekolah pasar modal. Harapan bisa memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Karena, jumlah investor di Jabar saat ini baru 170.000 account. Dibanding populasi memang masih kecil, 0,35%. Ini PR kita bersama," imbuh dia.

Kepala Biro BUMD dan Investasi Pemprov Jabar Noneng Komalaningsih menambahkan, sebenarnya minat investasi masyarakat Jabar sangat tinggi, buktinya banyak sekali yang tertipu investasi bodong. Artinya minat tinggi, tapi literasi kurang.

Namun dia mengapresiasi hadirnya BI di Jabar. Apalagi Jabar memiliki potensi sangat tinggi. Dana tersimpan masyarakat Jabar di bank mencapai Rp500 triliun dengan populasi pendudukan mencapai 50 juta orang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK: Investor Domestik...
OJK: Investor Domestik Topang Penguatan Pasar Saham di Juli
Asyik! Aturan Ganti...
Asyik! Aturan Ganti Rugi Dana Investor Pasar Modal Terbit
Jumlah Investor Pasar...
Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Meroket 36,95% di Akhir 2025
Demi Melindungi Investor,...
Demi Melindungi Investor, OJK Awasi Pergerakan Harga Saham Tak Wajar
Di Peringatan 45 Tahun...
Di Peringatan 45 Tahun Diaktifkan Kembali Pasar Modal Indonesia, OJK Dorong Jaga Stabilitas Pasar Modal
Di Tangan Milenial Masa...
Di Tangan Milenial Masa Depan Pasar Modal
Berita Terkini
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
40 menit yang lalu
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
1 jam yang lalu
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
1 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
1 jam yang lalu
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
2 jam yang lalu
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved