Dorong Perbaikan CAD, BI Berharap ke Program B20 dan Mobil Listrik

Senin, 09 Desember 2019 - 13:29 WIB
Dorong Perbaikan CAD,...
Dorong Perbaikan CAD, BI Berharap ke Program B20 dan Mobil Listrik
A A A
LABUAN BAJO - Bank Indonesia (BI) memproyeksi defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) masih akan terjadi hingga beberapa tahun ke depan. Bahkan di 2024, bank sentral memprediksi CAD sekitar 2,3-2,8% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi Makro BI, Endy Dwi Tjahjono memprediksi CAD selama tahun ini sebesar 2,7% terhadap PDB. Angka ini mengecil dibandingkan realisasi tahun lalu yang sebesar 2,98% dari PDB.

“Kalau dilihat prediksinya, CAD kemarin kita catat USD 7,7 miliar atau 2,7% terhadap PDB. Tahun ini keseluruhan barang kali akan lebih baik, di bawah 3%, sekitar 2,7% terhadap PDB,” ujar Endy saat pelatihan wartawan BI di Labuan Bajo, NTT, Senin (9/12/2019).

BI memprediksi CAD tahun 2020 akan di kisaran 2,5-3% terhadap PDB, lebih rendah dibandingkan proyeksi tahun ini. Sementara di 2024, BI memproyeksi CAD sebesar 2,3-2,8% terhadap PDB. Endy menjelaskan, sejumlah upaya yang dilakukan pemerintah diharapkan dapat mendorong perbaikan CAD. Utamanya terkait perbaikan impor melalui penggunaan biodiesel di dalam negeri.

“Kalau sekarang masih biodiesel 20% (B20), diharapkan bisa jadi 100 persen biodiesel (B100), maka tidak perlu lagi kita ekspor biodiesel, kita gunakan di sini. Ini diharapkan bisa menggantikan impor BBM,” jelasnya.

Selain itu, penggunaan mobil listrik juga diharapkan bisa memperbaiki CAD. Apalagi bahan baku baterai listrik, seperti nikel dan kobalt bisa dipenuhi di dalam negeri. “Kalau berhasil dan ke depan baralih ke mobil listrik, Indonesia bisa menjadi pusat produksi dari batu baterai mobil listrik, karena potensi kita sangat besar di sana. Upaya-upaya ini bisa turunkan CAD kita,” katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Indonesia Optimis...
Bank Indonesia Optimis Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 2%
Ini Faktor Bikin Defisit...
Ini Faktor Bikin Defisit Transaksi Berjalan 1,4% dari PDB
Impor Turun, Defisit...
Impor Turun, Defisit Transaksi Berjalan Kuartal I/2020 di Bawah 1,5%
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Tembus USD2,2 M di Kuartal I-2024
BI Proyeksi Defisit...
BI Proyeksi Defisit Transaksi Berjalan 2020 Capai 1,5%
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Kuartal I 2020 Akan Rendah, Dibawah 1,5% PDB
Berita Terkini
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
2 menit yang lalu
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
36 menit yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
1 jam yang lalu
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
2 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
2 jam yang lalu
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved